Tetap Siaga Di Jalan Saat Lebaran PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 22 Juli 2015 07:40

Surabayakita.com - Berlebaran bersama keluarga besar apalagi di kampung halaman mungkin menjadi dambaan bagi kebanyakan orang. Namun hal ini tak bisa dilakukan oleh semua orang terutama yang memiliki tugas berkaitan dengan pelayanan publik. Irvan Wahyu Drajad menjadi salah satunya.

Libur panjang lebaran 2015 menjadi momen yang special untuk bertemu sanak keluarga merayakan Idul Fitri. Bisa menghabiskan waktu bersama istri, anak anak tercinta dan keluarga besar lainnya menjadi saat yang banyak dinantikan untuk menandai hari kemenangan.

Namun bagi Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya ini, dirinya  tetap harus bisa membagi waktu antara keluarga dengan tugasnya. Maklum saja 'menjaga' lalu lintas tak bisa dilakukan dengan memantau dari kejauhan. Sebab kondisi lalu lintas bisa saja berubah setiap saat apalagi kelau terjadi hal hal di luar dugaan seperti kebakaran misalnya.

"Seperti yang lain, kami juga bisa bersama keluarga, setelah sholat ied, kami bermaaf maafan bersama anak dan istri. Tapi setelah itu ya kembali lagi ke jalan atau ke posko," kata lulusan S1 Elektro ITS tahun 1991 ini.

Saat lebaran memang jalanan kota Surabaya sebagian besar sepi karena ditinggal masyarakatnya mudik keluar kota atau berlibur.Namun Surabaya memiliki dua terminal yang melayani arus mudik dan balik, masing masing Terminal Purabaya dan Terminal Oso Wilangun (TOW) yang hilir mudik didatangi pengunjung.

"Keduanya harus tetap dimonitor dan saya wajib untuk mendatanginya. Selain itu ada Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan THP Kenjeran yang pada hari libur seperti ini banyak didatangi pengunjung untuk mengisi liburan. Kami mengatur lalu lintasnya agar tak terjadi kepadatan serta tempat parkir pengunjung supaya tidak mengganggu lalu lintas," kata ayah tiga anak ini.

TOW melayani angkutan mudik untuk tujuan Surabaya ke arah barat lewat pantura, sedangkan Purabaya menjadi jujugan warga yang berlebaran menuju barat, selatan dan timur. "Keduanya harus tetap dipantau, bahkan staf Dishub juga banyak yang belum bisa mudik karena harus tetap masuk kerja selama angkutan mudik ini," ujar alumnus magister teknik ITS ini.

Karena aktivitas yang meningkat menjelang dan selama Ramadhan serta libur panjang Idul Fitri ini Irvan Wahyu Drajad badannya terlihat lebih ramping dibanding sebelumnya. "Iya mas tiga bulan ini berat badan saya turun 5 kilogram. Mungkin kurang tidur saja, yang penting tetap sehat," ujarnya sambil tersenyum ketika ditemui memantau CCTV di Surabaya Intelligent Transport System (SITS) Terminal Bratang, Selasa (21/7/2015) siang.

Melalui ruangan dengan layar monitor yang tersambung dengan CCTV yang ada di 300 lokasi ini, aktivitas kegiatan lalu lintas di jalan raya bisa dipantau secara langsung. Layar monitor berupa display yang ada di hadapan petugas Dishub nampak menyala semua. Lokasi lokasi strategis terutama di persimpangan terpantau dengan jelas. " Ini lihat di Jl. A. Yani sudah mulai ramai traffict mulai jam 1 siang ini," kata Irvan sambil telunjuknya mengarah pada monitor yang CCTV nya terpasang di jalan sebagai pintu masuk kota ini. Siang itu, pejabat yang juga masih menjadi Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya itu menemani stafnya di ruangan SITS setelah melakukan patroli keliling penertiban angkot di Margomulyo dan parkir pengunjung THP Kenjeran. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com