Ski Air Jatim Optimis Raih Empat Medali Emas PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 29 Januari 2016 16:58

Surabayakita.com - Jelang pelaksanaan PON XIX Jawa Barat, Tim ski air Jatim menargetkan mendulang 4 medali emas. Tim ski air kini tengah berlatih intensif untuk meraih target tersebut.

Latihan ski air Jatim ini dipusatkan di Telaga Ngipik Gresik. Para atlet yang sudah masuk Puslatda Jatim melakukan latihan seara rutin bersama Pelatih Ski Air Jatim, Fath Daud Wangka.

Menurutnya, target empat emas PON dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, pihaknya sangat optimis untuk bisa meraihnya. "Rival terkuat kami selama ini adalah DKI Jakarta. Tapi kami optimis target itu bisa direalisasikan karena kami unggul dalam penguasaan teknik," katanya.

Hal itu terbukti pada Kejurnas Ski Air dan Pra PON 2015 yang digelar Danau Sunter, Jakarta Bulan Oktober tahun lalu, Jatim berhasil menempati posisi kedua dengan 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Sedangkan Jakarta menjadi juara umum dengan 4 emas, 7 perak, 3 perunggu. Sedangkan Jabar  di peringkat ketiga 2 dan 4 perunggu.

"Dari hasil Pra PON kita berhasil meraih empat emas dan lawan terberat Jatim adalah DKI Jakarta. Tapi saya tetap berharap di PON nanti para atlet bisa memberikan hasil lebih baik dari Pra PON," katanya.

Hasil Kejurnas dan Pra PON menjadi bahan evaluasi penting bagi tim ski air sebelum turun di PON XIX Jabar 2016. Untuk mengasah kemampuan atlet tim pelatih menggelar simulasi untuk melihat kemampuan pada atlet yang tergabung di Puslatda Jatim.

Menurutnya, program simulasi itu digelar setiap satu bulan sekali dan wajib diikuti oleh seluruh atlet yang tergabung dalam Puslatda Jatim. Nantinya dari hasil simulasi itulah, tim pelatih akan bisa melakukan evaluasi dan melihat kemapuan  teknik maupun kondisi atlet. "Program simulasi itu kita gelar mirip kondisi pertandingan. Dari sinilah kita bisa melakukan evaluasi," kata Fath Daut Wanka

Namun untuk bisa menunjang prestasi atlet ski air di PON, ia berharap KONI bisa membelikan fasilitas speed boat  model baru yang sudah dilengkapi dengan teknolgi zero off. Karena di PON nanti panitia sudah mememutuskan kalau speed boat yang digunakan adalah yang sudah memiliki teknologi zero off. "Ini sangat penting, karena atlet harus bisa menyesuaikan dengan teknolgi baru itu," katanya.

Sebenarnya Jatim juga sudah memiliki speed boat jenis Booth Master Craf keluaran tahun 2007. Kemudian mesin juga sudah diganti pada tahun 2011. Sayangnya mesin itu tidak bisa disambungkan dengan zero off. Namun kondisi speed boat ini hanya layak untuk berlatih dan tidak untuk perlombaan.

"Kita masih menggunakan perfect pass, sehingga masih harus memasukkan berat badan maupun jumlah kru, atlet dan kecepatan secara manual. Kalau dengan zero off semua bisa dilakukan secara otomatis," katanya.

Sedangkan untuk nomor wakeboard, Jatim sudah memiliki speed boat jenis Nautique 200 yang sudah dilengkapi dengan zero off. "Kapal yang dimiliki Jatim untuk wakeboard jenis sport nautique, tapi lebih bagus lagi kalau yang jenis air nautique," paparnya. (SK4)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com