KSO Waskita Darmo Permai Hadirkan Tower Berkelas Dunia PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Sabtu, 30 Januari 2016 20:10

Surabayakita.com - PT.Waskita Karya Realty dan PT.Darmo Permai melakukan sinergi dengan membangun proyek prestisius, 88AVENUE , berupa 6 tower Residence, 1 tower SOHO dan 1 tower Office. Proyek kelas dunia yang dibangun di atas lahan 3,4 hektar itu direncanakan finish pada akhir 2018.


Kevin Sanjoto selaku Managing Director KSO Waskita Darmo Permai, saat press conference menyatakan proyek yang digagas sebagai A World Class Wonder ini digarap dengan konsep unik dan menarik. Melibatkan arsitek legendaris dunia Tange Associates Jepang yang telah banyak menggarap proyek proyek besar diantaranya Stadium Aquati Olympic Tokyo Jepang.Selain itu proyek ini juga menggunakan konsultan ternama, salah satunya Benjamin Gideon & Associates.

Rencananya untuk tahap awal akan dibangun 5 tower dengan investasi Rp3 triliun dan disusul tahap kedua dengan 3 tower senilai Rp2 triliun."Kita ingin ciptakan arsitektur building yang unik dan menarik, menyambut Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Ini cukup unik sebab kebetulan luas lahan yang kita pakai 34.088 meter persegi, dengan lokasi berada di nomor 88. Untuk kenyamanan penghuni, ada 28 fasilitas yang kami sediakan di proyek ini, diantaranya akan dilengkapi fiber optik," kata Kevin Sanjoto, saat Groundbreaking sekaligus opening New Marketing Gallery, Sabtu (30/1/2016).

Kevin menjelaskan, 88AVENUE ini akan menjadi lokasi yang terintegrasi dan terlengkap. Fasilitasnya setara hotel bintang 5 dengan memperhatikan 8 unsur kehidupan mulai art and culture, nature stage, energy state, wellnes stage, kids and family stage, games and party stage, networking stage dan sky stage. "Dengan visi society in prosperity, kami ingin penghuni 88AVENUE dapat menikmati fasilitas yang ada sehingga hidup lebih bermakna serta bisa mencapai sukses dan keberuntungan," tambahnya.

Ditambahkan Ir.Didit Oemar Prihadi,MM, Direktur Utama PT.Waskita Karya Realty, 88AVENUE yang berada di lokasi strategis menjadikan proyek ini banyak diminati oleh para pemburu properti, investor dan end-user.Apalagi Surabaya merupakan kota dengan konsumen terbanyak dalam pembelian apartemen dibanding kota lainnya di Indonesia.

"Kita optimis, karena proyek kita bukan setahun dua tahun. Kita yakin, penjualan properti di Surabaya tetap yang terbesar. Siklus 5 tahunan 2009 sampai 2014 turun, berikutnya 2015 sampe 2019 akan naik lagi.Kalau jumlah pembeli sempat turun sejak  tahun lalu, bukan berarti pembeli tidak punya uang, tetapi mereka wait and see," kata Didit yang juga Badan Pengawas KSO Waskita Darmo Permai ini.

Penjualan 88AVENUE sendiri diharapkan akan sold out tahun ini. Unit yang tersedia total SOHO 150 unit, The Residence 500 unit. Untuk posisi saat ini, sudah 60% terjual, berasal dari Surabaya 50 %, sisanya dari Makasar, Atambua, Tarakan, Kediri dan Banyuwangi. Sedangkan 15 % pembeli lainnya berasal dari Jakarta.  Sedangkan 10 % lagi dari kalangan ekspatriat Jepang dan Korea. Mereka membeli unit di 88AVENUE untuk persiapan kantor cabang di Surabaya menyambut MEA. "Banyak perusahaan ekspatriat yang beli, Jepang, Singapore dan lain lain. Ketika ditanya kenapa beli di Surabaya, karena antisipasi MEA," ujarnya.

Menurut Kevin Sanjoto, lokasi 88AVENUE ini memang strategis. Berada di kawasan segi 8 berada di Surabaya Barat yang saat ini tengah berkembang pesat. Kawasan ini memiliki nilai investasi tinggi dan merupakan Central Business District baru. Lokasi ini juga dekat dengan kawasan perkantoran, pasar modern, sarana pendidikan, rumah sakit, pusat perbelanjaan, serta tempat umum lainnya. Tak hanya itu 88AVENUE yang akan menjadi pusat bisnis Surabaya mudah dijangkau dari segala penjuru, baik melalui jalan tol, Satelit Indah, Kupang Jaya, Darmo Harapan serta Bukit Darmo Boulevard.

"Harga jual The Residence mulai dari Rp600 juta. Kami optimis baik SOHO maupun The Residence bisa terjual 100 persen. Pembeliannya bisa dengan cicilan In House, KPA dan cash. SOHO bisa dicicil 24x, 36x dan 50x, sedangkan The Residence bisa dicicil 50x. Tanda jadi cukup membayar Rp8 juta," ujar Kevin Sanjoto.(SK1)






 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com