Penyebaran Tak Merata, 152 Puskesmas Jatim Tak Punya Dokter Gigi PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 15 April 2016 18:32

Surabayakita.com - Meski dinilai sudah maju dalam pelayanan kesehatan kepada warganya, namun ternyata ada 152 puskesmas di Jatim yang sampai saat ini tak memiliki dokter gigi. 152 puskesmas itu tersebar di semua wilayah Jatim dari total 690 puskesmas.

Kondisi penyebaran dokter gigi yang belum merata ini diakui oleh Gubernur Jatim, Soekarwo. Usai pembukaan  Rapat Kerja Nasional Persatuan Dokter Gigi Indonesia dan Seminar Nasional Scietific and Technology Update in Dentistry di Surabaya Jumat (15/4), Soekarwo  mengatakan, hingga saat ini jumlah dokter gigi di Jatim sebanyak 4.100 dokter yang sebagian besar tersebar di tiga kota besar Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Malang.

“Jika dibagi Jumlah penduduk maka 1 dokter harus melayani hampir 1.000 orang. Ini problem bukan hanya di Jatim saja tetapi di seluruh Indonesia," kata Soekarwo.

Untuk mengatur pernyebaran dokter di 8.505 kelurahan dan desa di Jatim, pemerintah provinsi telah mengeluarkan Peraturan Daerah.(Perda) tenaga kesehatan yang disusun oleh pemerintah dan pelaku layanan kesehatan.

”Perda ini tidak membuat pemerintah jadi otoriter atau mamaksa tetapi bersifat mengatur harapannya penyebaran dokter spesialis termasuk gigi bisa merata, dan masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan maksimal,” tuturnya.        

Menurut Gubernur, meski saat ini era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah diberlakukan, tetapi tetap tidak membuat dokter asing mudah buka praktik atau bekerja di Indonesia. Mereka harus mengetahui jenis penyakit yang ada di Jatim atau Indonesia secara umum.

"Tidak bisa dokter asing masuk begitu saja ke Jatim, mereka harus bisa menangani persoalan kesehatan yang terjadi masyarakat Jatim," tuturnya.(SK2)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com