Keramahan Warga Dan Kuliner Surabaya Bikin Betah PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 14 Juni 2016 10:09

Surabayakita.com - Sikap warga Surabaya yang ramah dan kulinernya yang memanjakan lidah membuat Widia Anggreni merasa betah di kota ini. Perempuan single kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini hanya butuh 1 tahun untuk 'jatuh cinta' dengan Surabaya.

Sejak Mei tahun lalu, Hotel Manager Yello Hotel Surabaya ini harus mengemban tugasnya yang baru, setelah 15 tahun melanglang dari hotel ke hotel. "Saya suka dengan penyetan dan rawon. Di sini cari apa aja ada dan cocok di lidah. Apalagi di sini orangnya ramah dengan pendatang dan jalannya tidak macet seperti Jakarta," kata sarjana akuntansi ini.

Kini setelah tinggal dan bekerja di Surabaya, Widia Anggreni nampak enjoy. Maklum saja ia bisa menghabiskan waktunya 12 jam sehari di tempat kerjanya sehingga memungkinkan untuk bisa bertemu banyak orang."Bertemu banyak orang dengan berbagai karakter merupakan hal yang menarik kerja di bidang ini," kata anak kedua pasangan Mahdan dan Latifah ini.

Meski begitu Widia Anggreni mengakui awalnya bekerja di hotel bukanlah cita cita kecilnya. Saat masih di bangku SMA, Widia ingin bekerja di bank sehingga ia memutuskan untuk mengambil jurusan akuntansi.

"Cita cita awalnya ingin bekerja di perbankan. Namun ketika dapat kesempatan untuk training di salah satu hotel di Senggigi Lombok, saya merasa tertarik mendalami bidang perhotelan ini. Dan sampailah saya 15 tahun berkecimpung di dunia perhotelan ini," ujar perempuan yang rajin puasa Ramadhan ini.

Selama 15 tahun ini sudah banyak hotel yang telah menggunakan jasanya. Seperti di Novotel yang berada di bawah Accor, Tauzia Hotel Management seperti Harris Hotel, POP Hotel, Solo Paragon Hotel and Residences dan kini di Yello Hotel Jemursari Surabaya.(son)


 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com