Bank Victoria Capai Kinerja Keuangan Baik di Tahun 2015 PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Minggu, 26 Juni 2016 12:34

Surabayakita.com - PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria) berhasil mempertahankan kinerja operasionalnya, baik terkait dengan kinerja produk simpanan, pinjaman maupun layanan selama 2015 lalu.

Usai Rapat Umum Pemegang Saham tahunan (RUPST), Presiden Direktur Daniel Budirahayu menjelaskan masalah ini. “Walaupun kondisi sektor perbankan belum membaik di tahun 2015, kami senantiasa terus berusaha melakukan transformasi di setiap kegiatan operasional maupun kegiatan bisnis, guna memberikan layanan yang tepat dan terbaik bagi nasabah kami,” katanya, Jumat (24/6/2016).

Di tengah situasi perekonomian dalam negeri yang kurang kondusif, Bank Victoria tetap berhasil mempertahankan kinerja keuangannya dengan membukukan peningkatan Total Aset sebesar 8,83% dari Rp.21,36 triliun di tahun 2014 menjadi Rp.23,25 triliun, peningkatan pinjaman sebesar 5,34% dari Rp.12,43 triliun di tahun 2014 menjadi Rp.13,09 triliun, dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 6,15% dari Rp.16,18 triliun di tahun 2014 menjadi Rp.17,17 triliun.

Walaupun terdapat penurunan laba tahun berjalan Bank sebesar 11% dari Rp 105 miliar di tahun 2014, menjadi Rp 94 miliar di tahun 2015 akibat peningkatan Non Performing Loan (NPL).

NPL Bank meningkat dari 3,52% di tahun 2014 menjadi 4,48% di tahun 2015 dan untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Bank Victoria telah membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dari Rp 150,7 milyar menjadi Rp 208,7 milyar. Peningkatan NPL juga berdampak pada rasio Bank, antara lain rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE).

Namun dari sisi permodalan, Bank Victoria masih memiliki struktur yang kuat untuk mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha saat ini dan mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa mendatang, yang tercermin dari rasio KPMM sebesar 19,30%.

Sedangkan, rencana pengembangan Bank di tahun 2016 antara lain meliputi pembukaan cabang Manado dan Bali (semester dua) serta peluncuran internet dan mobile banking (semester pertama) yang seiring dengan strategi Bank ke depannya, yaitu menuju era financial technology melalui pengembangan infrastruktur dan operasional digital banking.

Dari sisi non keuangan, Bank Victoria juga berhasil mempertahankan saham Bank Victoria (BVIC.JK atau BVIC:IJ) sebagai salah satu bank dalam perhitungan Indeks Infobank15 dan bertahan dengan corporate rating idA- berdasarkan pemeringkat PEFINDO.

Dari sisi penghargaan, Bank Victoria berhasil merebut prestasi sebagai pemenang pertama di ajang Annual Report Awards 2014 untuk kategori Private Listed Keuangan.

Secara ringkas keputusan yang telah disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPST
tersebut adalah sebagai berikut:

1. Persetujuan Laporan Tahunan termasuk Laporan Direksi Perseroan dan Pengesahan Laporan Keuangan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015.

2. Laba bersih untuk tahun buku 2015 sebesar Rp 94.075.617.484 yang digunakan untuk:

• Sebesar Rp 25.000.000.000 digunakan untuk pembentukan dana cadangan guna memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan pasal 26 Anggaran Dasar Perseroan,

• Sisanya sebesar Rp 69.075.617.484 akan dibukukan sebagai laba ditahan,

• Tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku 2015.

3. Laporan realisasi penggunaan dana hasil pelaksanaan Waran Seri VI menjadi Saham Perseroan selama tahun 2015 sebesar Rp. 30.000 dan telah disampaikan oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap periode pelaporan terakhir dengan Surat Nomor 023/DIR-EKS/07/15 tanggal 08 Juli 2015 bersamaan dengan di unggahnya pada website PT Bursa Efek Indonesia.

4. Menyetujui perubahan susunan dan pengangkatan kembali pengurus perseroan, sehingga susunan selengkapnya anggota Direksi dan Dewan Komisaris sebagai berikut :

Direksi
Direktur utama          : Bapak Daniel Budirahayu.
Wakil Direktur Utama : Bapak Rusli.
Direktur                    : Bapak Gregorius Andrew Andryanto Haswin.
Direktur                    : Bapak Ramon Marlon Runtu.
Direktur Kepatuhan    : Bapak Tamunan.
Direktur                    : Ibu Rita Gosal. *

Dewan Komisaris
Komisaris Utama         : Bapak Oliver Simorangkir.
Komisaris/
KomisarisIndependen  : Bapak Gunawan Tenggarahardja.
Komisaris/
KomisarisIndependen  : Bapak Zaenal Abidin, Phd.
Komisaris                   : Ibu Suzanna Tanojo
* Efektif setelah mendapat persetujuan OJK (fit & proper test)

5. Pemberian kuasa dan wewenang kepada wakil pemegang saham untuk menetapkan besarnya honorarium anggota Dewan Komisaris, dan pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi serta besarnya gaji dan tunjangan para anggota Direksi.

6. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2016 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit, serta memberikan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan honorarium Akuntan Publik dan persyaratan lain sehubungan dengan penunjukan Akuntan Publik tersebut. (SK3)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com