RAR Serahkan Santunan Untuk Yanuar, Korban Kebakaran Srengganan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 19 Juli 2016 21:38

Surabayakita.com - Ikut merasakan musibah yang dialami Yanuar, reporter Trans TV dalam kebakaran 26 rumah di Srengganan Simokerto Surabaya, anggota komunitas Peduli Surabaya Rek Ayo Rek (RAR) memberikan santunan sebesar Rp9.350.000, Selasa (19/7/2016).

Musibah tak terduga ini dialami Yanuar pada 13 Juli lalu. Rumah rumah warga setempat hangus dilahap si jago merah saat itu, tak terkecuali rumah yang ditinggali Yanuar. Saat peristiwa naas itu Yanuar sedang berada di Madura untuk sebuah keperluan.

Semua barangnya ludes terbakar. Kecuali baju dan celana yang melekat di badan Yanuar kala itu. Termasuk peralatan jurnalistiknya seperti handycam, laptop dan lainnya.

Melihat hal ini anggota RAR bersepakat mengumpulkan dana secara sukarela dan semampunya. Akhirnya sampai pada saat penyerahan bantuan tersebut terkumpul uang sebesar Rp9.350.000.

"Kami berharap bantuan ini bisa dipergunakan dengan baik oleh mas Yanuar," kata Ketua Komunitas RAR Herman Rivai saat menyerahkan bantuan kepada Yanuar di acara Halalbihalal RAR di Kafe Museum Kanker Surabaya, Selasa sore itu.

Mewakili anggota RAR, Herman Rivai yang didampingi sekretaris RAR Isa Ansori mengatakan Yanuar memang menjadi salah satu warga di Srengganan yang rumahnya luluh lantak."Kami semua anggota RAR merasa prihatin dengan musibah yang dialami mas Yanuar dan warga lainnya di sana," kata Herman..

Menurut Herman,selama ini komunitas yang terdiri atas banyak elemen masyarakat itu ingin memberikan sumbangsih nyata kepada kota Surabaya tercinta. Sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan RAR , seperti tabur benih di Kalimas, tanam mangrove di Wonorejo, mangan iwak bareng di Kenjeran, donasi buku sampai membagikan takjil Ramadhan lalu.

Sementara itu, Yanuar mengucapkan terima kasih kepada Komunitas RAR yang sudah berpartisipasi meringankan bebannya atas musibah yang terjadi pada 13 Juli lalu.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan serta doa dari teman-teman RAR. Tentunya bantuan ini akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Ia menceritakan bahwa kejadian tersebut berawal adanya hubungan arus pendek atau korsleting di salah satu rumah yang kemudian titik api membesar dan menghanguskan 25 warga lainnya.(SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com