Berharap Keberkahan Di Tengah Kesibukan Melayani Pasien PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 31 Oktober 2016 07:15

Surabayakita.com - Mewujudkan rasa peduli terhadap sesama terutama bagi yang sedang terkena kesulitan, bisa dilakukan siapapun. Sesibuk apapun kita tapi kalau sudah terpanggil melakukan niat baik  pasti tetap akan terlaksana juga.


Itulah yang kini secara istiqamah dilakukan Dr.Roedy Irawan dr.SpAK , M.Kes. Meski disibukkan pelayanan kepada pasiennya di Graha Amerta RSUD Dr.Soetomo Surabaya dan mengajar di FK Unair, namun kegiatannya di Yayasan BASIKA (Badan Spesial Ilmu Kesehatan Anak) yang didirikan bersama Prof. Boerhan Hidajat, dr. SpAK, sejak 1997 silam hingga kini tetap jalan.

"Yayasan ini dibentuk oleh lima orang, sekarang tinggal saya dan Prof. Burhan. Yayasan ini untuk menyalurkan kegiatan kami  memberikan santunan kepada yang membutuhkan. Termasuk pasien yang tidak bisa bayar biaya berobat karena kesulitan ekonomi," ujar pria ayah dari dua orang anak berusia 28 tahun dan 21 tahun ini.

Pria berperawakan sedang dan calm ini sebenarnya awalnya tidak mau kiprahnya di BASIKA ditulis media. Tapi setelah dijelaskan maksud Surabayakita.com untuk mengajak kebaikan bagi sesama, akhirnya Dr.Roedy bersedia berbagi kisah. "Bukan saya tidak mau cerita mas, tapi saya kuatir berkahnya berkurang," katanya sambil tersenyum.

Dokter kelahiran Surabaya, 17 Januari 1958 tersebut mengaku untuk membantu pasien selain ada yang berbentuk uang  biaya berobat, ada juga bantuan barang seperti beras merah dan susu bayi. Untuk sumbangan dari para donatur BASIKA menerimanya tidak selalu berbentuk uang, bisa juga diwujudkan barang yang dibutuhkan untuk pemulihan kesehatan pasien.

"Donatur BASIKA ini selain dari para kolega di RSUD Dr.Soetomo juga banyak yang berasal dari kalangan non RSUD, termasuk juga dari kalangan wiraswasta. Sumbangan barang seperti susu, gula dan lainnya tetap kami terima. Sumbangan uang bisa langsung ke nomer rekening 3880203494, BCA Dharmahusada, atas nama dr. Rudi Irawan," kata pria yang sejak kecil bercita cita jadi insinyur ini.

Selain aktif di pelayanan medik di rumah sakit, Dr.Roedy Irawan dr.SpAK , M.Kes. juga aktif menulis buku. Kini lulusan S3 Unair yang mendalami Biomolekuler  ini tengah merampungkan bukunya yang ketiga tentang Diet Ketogenik pada anak. "Seperti  buku saya yang pertama dan kedua, buku ketiga ini juga akan diterbitkan Airlangga Press. Kompensasi dari IDAI, uangnya masuk kas BASIKA," kata Dr.Roedy yang juga bendahara BASIKA.

Berkat ketekunannya melakukan penelitian terkait nutrisi,Dr.Roedy Irawan dr.SpAK , M.Kes. kini sering diundang menjadi pembicara di luar negeri. Ini karena hasil penelitiannya telah dipatenkan dan ia kini mendapat royalti dari perusahaan royalti di Singapura, Spanyol dan Inggris. Nutrisi ternyata memiliki peran besar untuk memperbaiki sel sel tubuh termasuk anak penderita celebral palsy (CP).

"Anak anak cp bisa diobati padahal secara ilmu klinis gak bisa. Saya memberikan penanganan melalui ilmu nutrigenomic meliputi nutrisi, gen ilmu nutrisi yang bisa memperbaiki gen," kata dokter yang nampak lebih mudah dari usianya berkat mengkonsumsi nutrisi sehat hasil penelitiannya ini.(SK1)

 

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com