Indosat Ooredoo Cetak Calon Investor Andal Pasar Modal PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 04 April 2017 13:37

Surabayakita.com - Indosat Ooredoo memberikan penghargaan kepada enam pemenang Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC) 2016 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Indosat Ooredoo. Program yang diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Indosat Ooredoo dalam meningkatkan jumlah investor andal di pasar modal Indonesia.


Kegiatan ini berhasil menjaring 10.000 peserta dari seluruh Indonesia di tahun kedua penyelenggaraannya. Enam peserta terbaik berasal dari beberapa daerah di Indonesia seperti Jakarta, Malang, Yogyakarta, dan Padang.

Para pemenang dinilai berdasarkan beberapa kriteria antara lain keberhasilan menentukan strategi investasi yang tepat, mendapat peringkat (portfolio) terbaik, membuat rencana ke depan sebagai investor, serta masukan untuk pengembangan pasar modal Indonesia. Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa hadiah uang tunai dan penyertaan modal.

“Meski baru kedua kalinya kami menyelenggarakan ISTC, kami sangat senang karena terjadi peningkatan peserta dari sekitar 8.000 orang tahun lalu, kini menjadi 10.000 orang. Artinya, terjadi peningkatan minat dari generasi muda untuk terjun ke dunia pasar modal. Melihat antusiasme peserta, kami percaya bahwa program ISTC merupakan salah satu program yang bisa mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara ekonomi terbesar di Asia,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan mengatakan dengan semakin atraktifnya performa bursa saham Indonesia dalam beberapa tahun terakhir diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi investor di BEI. Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia baru mencapai 564.952 single investor identification (SID).

Data BEI mencatat sampai dengan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat 5,12% menjadi 5.568,10 poin dari 5.296,71 poin di akhir 2016. Pada Kamis (30/3), IHSG bahkan sempat menyentuh level tertingginya sepanjang berdirinya BEI yakni pada 5.592,95 poin.

Penguatan IHSG juga diikuti oleh kapitalisasi pasar yang tumbuh 5,24% menjadi Rp6.055,23 triliun dari Rp5.753,61 triliun. Level kapitalisasi pasar di Kamis (30/3) juga merupakan yang tertinggi sepanjang masa yakni pada Rp6.078 triliun.

“Trimegah berterima kasih kepada Indosat Ooredoo yang telah memberikan kesempatan kepada Trimegah  untuk menyediakan aplikasi untuk program ISTC ini. Kami bangga atas tingginya minat peserta pada progam ini, yang menandakan bahwa aplikasi mobile trade yang Trimegah kembangkan untuk ISTC mendapat sambutan yang baik dari para peserta, dan masyarakat Indonesia sudah semakin mengenal investasi. Sejalan dengan visi Trimegah, kami sangat mendukung program ini karena kontribusinya dalam financial literacy, khususnya pasar modal, di Indonesia. Kami menyampaikan selamat kepada para pemenang dan selamat telah menjadi investor di pasar modal Indonesia,” kata Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Stephanus Turangan.

Indosat Ooredoo memahami bahwa minat masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi di bursa saham terbilang masih cukup minim. Berdasarkan data yang disajikan Bursa Efek Indonesia (BEI), dari total 250 juta penduduk Indonesia, hanya 529.257 orang yang sudah berpartisipasi di bursa saham atau kurang dari 1 persennya.

Melalui ISTC yang termasuk dalam pilar Edukasi dan Inovasi dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), Indosat Ooredoo ingin menumbuhkan minat masyarakat Indonesia terutama generasi muda agar dapat berpartisipasi di dalam bursa saham Indonesia dengan memaksimalkan manfaat dari dunia digital.

Dalam bertransaksi, para peserta ISTC menggunakan aplikasi digital (mobile apps) untuk bertransaksi secara virtual dengan data real time dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Aplikasi tersebut merupakan hasil kerja sama Indosat Ooredoo dengan BEI dan Trimegah Securities.

“Kita ingin menanamkan kepada generasi muda bahwa pasar modal itu menjadi salah satu roda penggerak ekonomi Indonesia. Dengan menjadi investor yang aktif di pasar modal, maka secara tidak langsung kita telah membantu perekonomian negara,” tutup Alexander Rusli.

Daftar Pemenang ISTC 2016 kategori pelajar: Firdaus Sahrul Anggara dari Univ. Brawijaya / Malang, Gitra Moraza dari Univ. Andalas / Padang, Daniel Parulian dari Univ. Brawijaya / Malang.

Juara kategori non pelajar : Dwi Winarno dari Depok, Chandra Ismartinno dari Sleman – Yogyakarta dan Mario Taqwa dari Jakarta.(SK3)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com