75 Peserta Parade Budaya Dan Bunga Sedot Animo Ribuan Warga PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Minggu, 07 Mei 2017 13:19

Surabayakita.com - Warga Surabaya dan sekitarnya selalu antusias menyaksikan Parade Budaya dan Bunga (culture parade & flowers) yang digelar untuk menyemarakkan HUT Kota Surabaya. Hal yang sama terjadi pada Minggu (7/5/2017) pagi, warga berdesakan untuk menyaksikan arak arakan mobil yang pawai dari Tugu Pahlawan ke Taman Bungkul tersebut.

Terik matahari yang menyengat Surabaya ditambah udara yang cukup gerah seolah menambah semangat penonton untuk menyaksikan parade yang digelar tiap tahun ini. Mereka berkerumun di sepanjang jalan yang dilalui arak arakan di Tugu Pahlawan, Jl. Kramat Gantung, Jl. Tunjungan, Jl. Gub. Suryo, Jl. Panglima Sudirman hingga Jl. Darmo.

Sebanyak 75 peserta Parade Budaya dan Bunga yang ikut tahun ini saling berlomba menampilkan yang terbaik. Aneka bentuk dan model yang ditampilkan mampu membuat penonton untuk tidak beranjak dari tempatnya.

Ribuan penonton mulai anak anak hingga orang tua nampak memadati trotaor jalan sepanjang rute yang dilewati parade. Para penonton yang membawa hand phone berlomba untuk mengabadikan pemandangan yang hadir setiap tahun tersebut. Petugas Satpol PP nampak sibuk meminta para penonton agar mundur ke tepian agar tak menganggu parade mobil.

Arak arakan Parade Budaya dan Bunga ini menampilkan drum band, atraksi tari-tarian, hingga arak-arakan mobil hias kota sister city Surabaya seperti Kediri, mobil hias OPD Pemkot Surabaya seperti dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika. Juga dari BUMN, BUMD serta beberapa warga komunitas di Surabaya.

Para Budaya dan Bunga ini dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan. Disela kegiatannya meresmikan pengoperasian jaringan gas bumi di Surabaya, Jonan menyempatkan datang ke tempat start di Tugu Pahlawan.

Karenanya menteri asal Surabaya ini didapuk ikut membuka acara bersama Wali Kota Surabaya,  Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya,  Kombespol Muhammad Iqbal. Ikut hadir, forum pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Surabaya.

Menteri Jonan mengaku kagum dengan acara parade budaya dan bunga yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724 ini. “Saya sungguh kagum dengan acara parade budaya dan bunga ini. Ini seperti di Pasadena (pawai bunga di Pasadena, Amerika Serikat),” ujar Menteri ESDM.

Di ulang tahun Kota Surabaya ke-724, pria yang dulunya pernah menjabat Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan juga Menteri Perhubungan RI ini ikut menyampaikan harapan agar Surabaya tetap menjadi kota yang identik dengan kebersihan, aman dan rukun.

“Saya sampaikan selamat untuk Surabaya. Semoga Surabaya tetap bersih, aman dan rukun. Dan mudah-mudahan parade budaya dan bunga ini jadi berkelas dunia. Karena wali kota nya sudah kelas dunia,” sambung menteri yang menamatkan sekolah menengah atas dan sarjana di Surabaya ini.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berharap peringatan hari jadi Surabaya ke-724 pada tahun ini,  menjadi momentum untuk terus merawat kerukunan di Surabaya. Masyarakat Kota Pahlawan diingatkan untuk tidak mudah terpecah belah. “Mari di ulang tahun Surabaya ke-724 tahun ini kita terus bergandengan tangan. Jangan mudah dihasut. Tidak boleh ada perpecahan, tidak boleh ada yang bertengkar ataupun tawuran. Kita ini cucu para pahlawan, karena itu mari jaga persatuan dan songsong masa depan,” pesan wali kota.  

Kepada masyarakat yang menyaksikan parade budaya dan bunga, wali kota juga mengingatkan untuk ikut menjaga kebersihan kota dengan tidak nyampah di sembarang tempat selama berlangsungnya acara tersebut. “Mari bersama-sama menjaga kebersihan kota ini. Tolong jangan membuang sampah sembarangan,” sambung wali kota. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com