Baru Terbentuk 60 Pengurus Ranting, DPC Hanura Sby Targetkan Agustus Tuntas PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 24 Juli 2017 14:18

Surabayakita.com - Jelang agenda politik besar Pilgub Jatim, DPC Hanura Surabaya, terus menyelesaikan pembentukan pengurus ranting se Surabaya. Hanya saja sampai saat ini baru terbentuk 60 persen dari total keseluruhan.


Hal ini disampaikan Edi Rahmat, Ketua DPC Partai Hanura Surabaya, Senin (24/7/2017) siang, usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Surabaya. "Kami terus melakukan konsolidasi pembentukan ranting ranting. Targetnya sampai Agustus 2017 sudah harus selesai," ujar wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya ini.

Konsolidasi pembentukan pengurus ranting ini sudah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu setelah Edi memegang tampuk kepemimpinan Hanura Surabaya. Namun pembentukan ranting itu tak bisa langsung dilakukan secara tuntas 100 persen.

Kendalanya menurut Edi saat ini dirinya masih mencari figur yang tepat untuk memegang posisi ketua, sekretaris dan bendahara (KSB) di tingkat ranting. Sebenarnya tak sulit menemukan figur yang mengisi jabatan tersebut namun tetap dilakukan seleksi agar tak asal pilih.

"Banyak yang selama ini mendukung kami. Tapi juga banyak yang hanya  dilibatkan sebagai simpatisan saja.  Jadi kami harus terus melakukan konsolidasi di masing masing ranting. Targetnya 154 ranting terbentuk Agustus nanti," ujarnya.

Keberadaan pengurus ranting ini memiliki peran yang sangat strategis untuk mengamankan kebijakan partai di tingkat ranting. "Agenda besar yang harus kami jalankan dalam waktu dekat adalah pemilihan gubernur atau Pilgub Jatim. Pengurus di tingkat ranting ini yang akan sebagai ujung tombak kami," katanya.

Dalam Pilgub Jatim sendiri DPC Hanura Surabaya menginginkan ada satu kader partainya yang ikut tampil. Minimal untuk posisi calon wakil gubernur (cawagub). Kalau ada kader partai yang maju tentu kami akan berjuang untuk memberi dukungan.

"Kami ingin pak Kelana maju di bursa Pilgub Jatim. Minimal untuk posisi Cawagub. Tapi terserah DPP dan DPD. Kami tinggal mengamankan keputusannya," ujar Edi. (SK1)

 

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com