Tiap RW Ditarget 25 KTA, PDIP Sby Targetkan Mendulang 30 Kursi PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 11 Oktober 2017 20:25

Surabayakita.com - Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang DPC PDIP Surabaya memiliki misi bisa mendulang suara dalam jumlah besar. Ditargetkan pada Pileg tahun politik itu, PDIP bisa meraih 30 kursi di DPRD Surabaya atau dua kali lipat dari pileg sebelumnya.

Target besar itu disampaikan Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu Sakti Buana, di Jl. Kapuas, sesaat sebelum memberangkatkan arak arakan 1.000 massa PDIP menuju Kantor KPU Surabaya, Rabu (11/10/2017) siang, untuk mendaftarkan diri keikutsertaan Pemilu.

"Target 30 kursi itu sudah kami putuskan. Barisan kami sekarang lebih kuat. Ini bisa dilihat dari jumlah kartu tanda anggota (KTA) yang tercatat. Kalau lima tahun lalu hanya ada 12 ribu warga ber KTA PDIP, sekarang tambah lagi 40 ribu KTA. Setiap wilayah RW ditargetkan membuat KTA PDIP sebanyak 25 orang. Mesin politik kami sudah jalan," ujar Wisnu Sakti yang juga wakil walikota Surabaya ini.

Pada lima tahun lalu menurut Wisnu, PDIP Surabaya meraup suara 180 ribu pemilih. Untuk Pileg 2019 mendatang perolehan itu ditarget meningkat lagi dua kali lipat. Peningkatan tersebut akan berbanding lurus dengan jumlah kursi yang akan diincar oleh partai berlambang Banteng moncong putih ini.

Wisnu Sakti mengatakan selain mesin partai sudah mulai bergerak, tokoh tokoh politik akan memberi pengaruh yang signifikan terhadap perolehan suara PDIP makin mantab.

"Sudah kita setorkan ke DPP sebanyak 14 ribu KTA, masih ada ribuan yang belum kami setor. Mas Guruh Sukarnoputra sudah mulai turun ke masyarakat. Masuknya Mas Fuad Benardi juga menguatkan kami," kata Wisnu Sakti.

Fuad Benardi adalah putra walikota Surabaya Tri Rismaharini, yang siang itu nampak hadir mengikuti arak arakan menuju KPU Surabaya. Tapi hanya beberapa puluh meter berjalan, Fuad diminta Sekretaris DPC PDIP Saifudin Zuhri naik ke mobil sedan warna putih miliknya.

Arak arakan massa PDIP menuju kantor KPU Surabaya berlangsung semarak. Sebagian ada yang jalan kaki, naik becak dan juga motor. Berbeda dengan pendaftaran ke KPU lima tahun lalu, kali ini menampakkan ideologi Pancasila dengan menampilkan ragam kesenian lokal.

"Kami sengaja tampilkan kesenian lokal seperti reog, grup patrol, pawai baju adat dan lainnya dengan melibatkan banyak elemen masyarakat. PDIP adalah rumah nasionalis," tambah Wisnu Sakti yang mengaku mendapat instruksi menggelar serentak arak arakan ini dari DPP PDIP malam harinya.  

Sejumlah anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP nampak hadir pada kegiatan ini. Agustin Poliana, Riswanto, Siti Mariam, Saifudin Zuhri, Baktiono, Erwin, Sukadar, Didik, Khusnul dan Awi nampak mengikuti arak arakan hingga kantor KPU. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com