Daftar Pileg 2019 Ke KPU, Partai Gerindra Surabaya Targetkan 10 Kursi PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Minggu, 15 Oktober 2017 19:18

Surabayakita.com – Untuk mengikuti Pemilu Legeslative 2019, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Surabaya telah menyerahkan berkas persyaratan data pendaftaran partai politik di kantor KPU Surabaya, Minggu (15/10/2017). Partai Gerindra bidik perolehan 10 kursi DPRD Surabaya.

Sebelum ke KPU, Pengurus DPC Partai Gerindra Surabaya melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Bung Tomo di TPU Ngagel, Surabaya. Ziarah diikuti ratusan kader dan simpatisan Partai Gerindra Surabaya.

Dalam acara ini nampak Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Bagyo Fandi Sutadi bersama Ketua Dewan Penasihat Partai Gerindra, Prof. Abd Latief serta para anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra.

Sesampai di lokasi makam, mereka menggelar upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Bung Tomo dalam meraih Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Bagyo Fandi Sutadi mengatakan, Makam Bung Tomo dipilih sebagai strat partainya melakukan pendaftaran ke KPU untuk membangkitkan semangat para kader. Menurutnya, Bung Tomo sebagai sosok pejuang yang tak kenal lelah, untuk itu diharapkan bisa ditiru para kader dan simpatisan Partai Gerindra Surabaya.

"Ibarat akan berangkat perang. Untuk itu agar para kader semangat, maka kita mulai pendaftaran dari makam Bung Tomo," katanya.

Menurutnya, melakukan ziarah ke Makam Bung Tomo bukan sesuatu yang mistis, namun lebih meniru semangat perjuangan Bung Tomo dalam memperebutkan kemerdekaan.

"Karena kita mendaftar ke KPU sebagai parpol kontestan Pemilu 2019, ibarat berangkat perang yang harus diperebutkan dengan penuh semangat perjuangan," ungkap Sutadi yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya tersebut.

Usai berziarah, para kader dan simpatisan Gerindra ini, melakukan konvoi menuju kantor KPU Surabaya. Hampir sama dengan partai politik lainnya, data administrasi partai Gerindra ini juga harus direvisi kembali, namun bukan karena kurang jumlah pengurusnya dengan Sipol KPU, melainkan malah kelebihan data pengurusnya.

Data KTA yang diminta KPU hanya 1.204 saja, sedangkan yang dibawa Partai Gerindra Surabaya melebihi kuota itu. Karena yang dibawa sebanyak 1.323 KTA maka persyaratan KTA ini harus direvisi sesuai jumlah yang ditentukan.

"Jumlah Sipolnya sudah komplit, tapi kelengkapan datanya(fotocopy KTP dan KTA.red) ada yang double dan kurang dengan jumlah Sipol yang disetor dari pusat," ungkap A. Hermas Thony, Sekertaris DPC Partai Gerindra Surabaya. Paling lambat, Senin(16/10/2017) besok, data tersebut sudah dibenahi dan langsung diserahkan ke KPU Surabaya.

Targetkan 10 Kursi pada Pileg 2019
Sementara terkait target perolehan kursi pada pileg 2019 mendatang, Bagyo Fandi Sutadi optimis partai yang dipimpinnya ini bisa meraih dukungan lebih besar dari sebelumnya. "Kalau sekarang dapat lima kursi, pada pileg mendatang kami targetkan dapat 10 kursi," ujar anggota Komisi D DPRD Surabaya ini kepada Surabayakita.com.

Untuk bisa mencapai target tersebut, jajaran fungsionaris DPC Partai Gerindra Surabaya aktif melakukan penguatan struktur partai sampai di tingkat RW. Tidak hanya itu, lima orang kader Partai Gerindra yang kini duduk di DPRD Surabaya juga diminta meningkatkan kinerjanya.

"Kami terus melakukan konsolidasi, sudah 70 persen di tingkat RW terbentuk. Para pengurus partai juga wajib turun ke masyarakat. Kami tidak melakukan pencitraan tapi menunjukkan kerja nyata," kata mantan Asisten I Sekota Surabaya ini.

Masing masing RW tidak ditarget harus meraih jumlah tertentu dalam pembuatan KTA. Sebab di setiap kelurahan jumlah warga dan luasan wilayahnya juga tidak sama. Namun untuk setiap kelurahan ditarget ada 100 KTA yang dibagi setiap RW. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com