Direksi Dua BUMN Beri Pemahaman Mahasiswa ITS Soal Pembangunan Ekonomi Nasional PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 27 Oktober 2017 18:42

Surabayakita.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara serentak menggelar acara “BUMN Hadir di Kampus” di berbagai kampus Perguruan Tinggi di Indonesia. PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) ditunjuk menjadi pelaksana kegiatan di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sabtu (28/10/2017).

 


Dalam kegiatan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda itu, hadir sebagai pembicara Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam Apriyanto Putro, Wakil Rektor ITS Bidang penelitian, Inovasi dan Kerjasama Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat dan  Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Indradjaja Manopol. Total peserta diskusi ilmiah ini diproyeksikan mencapai hampir 2.000 mahasiswa.

Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro, mengatakan melalui kegiatan “BUMN Hadir di Kampus” ini, Kementerian BUMN berupaya memberikan pemahaman kepada sivitas akademika tentang kondisi perekonomian nasional dan peran strategis BUMN dalam pembangunan ekonomi nasional dan menjembatani sinergi BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya profesional.

“Berbagai upaya yang dilakukan oleh BUMN dan pemerintah ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional. Kegiatan BUMN Hadir di Kampus merupakan kegiatan di mana Menteri BUMN, Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN diterjunkan ke Kampus untuk berdiskusi dengan sivitas akademika Perguruan Tinggi yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa,” jelas Imam.

Selain kegiatan diskusi ilmiah, pada kesempatan yang sama ini, dilakukan juga penandatanganan MoU di Bidang Riset antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan ITS. Aas mengungkapkan bahwa kerjasama riset ini merupakan bentuk semakin besarnya perhatian perusahaan terhadap bidang riset.

“Menurut kami, perguruan tinggi, khususnya ITS, adalah mitra yang tepat bagi kami dalam melakukan pengembangan riset di berbagai bidang,” tutur Aas. Selain itu, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan dalam bentuk Fasilitas Training Center yang sedang dikembangkan oleh ITS.

Di sisi lain, Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik memberikan bantuan beasiswa bagi pelajar di sekitar perusahaan.

Selama tahun 2009 sampai triwulan III 2017, PT Pupuk Kalimantan Timur telah menyalurkan dana sebesar Rp 1,79 miliar untuk Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan Sebanyak 19 pelajar asal Kalimantan Timur yang dikuliahkan ke ITS.

Sedangkan PT Petrokimia Gresik sejak tahun 2012 hingga 2017 ini telah menyalurkan dana Rp 1,38 miliar untuk 17 siswa yang berkuliah di ITS. (SK2)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com