Armuji Apresiasi Pemkot Tampung Aspirasi Ulama Soal Masjid As-Sakinah PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 12 Desember 2017 16:12

Surabayakita.com - Ketua DPRD Surabaya Ir. Armuji mendukung pembangunan masjid As-Sakinah untuk segera direalisasi agar segera bisa digunakan para jamaah menunaikan sholat lima waktu. Dukungan disampaikan setelah ada kepastian masjid yang terletak di samping Kantor Sekretariat DPRD Surabaya itu segera dibangun.

Menurut Armuji, masjid As-Sakinah semakin cepat dibangun dan selesai akan semakin baik. Sebab masjid yang berada satu komplek dengan Balai Pemuda ini lokasinya sangat strategis.

Selain berada di tengah kota juga mudah dijangkau dan dekat dengan pusat perkantoran dan sekolah. Karena letaknya yang bagus itu, masjid As-Sakinah selalu ramai pada saat jam jam datangnya sholat lima waktu pada siang atau sore hari. Demikian juga pada saat sholat Jumat, masjid ini selalu penuh jamaah.

" Ya kami dukung sepenuhnya agar masjid itu segera terwujud sehingga bisa digunakan untuk ibadah. Selama proses pembangunan masjid lama memang harus dibongkar dulu. Yang terpenting ada tempat yang disiapkan sebagai penggantinya selama proyek berlangsung," kata politisi PDIP ini ketika ditemui di ruangannya, Selasa (12/12/2017) siang.

Menurut Armuji, saat ini tengah dilakukan finishing perubahan desain beberapa bagian masjid untuk mengakomodir aspirasi masyarakat dan kalangan alim ulama. Hal ini dilakukan setelah Pemkot Surabaya bertemu dan mendengarkan masukan dari para alim ulama dari MUI Jatim, PCNU Surabaya dan PD Muhammadiyah Surabaya.

Masjid As-Sakinah sendiri selama ini sering dipakai para anggota DPRD Surabaya untuk beribadah terutama saat sholat Jumat. Lokasi masjid ini memang tidak terlalu jauh dengan ruangan para wakil rakyat Surabaya ngantor di gedung dewan.

"Selain kami yang ada di DPRD Surabaya, banyak masyarakat sekitar yang menggunakan masjid ini. Sehingga sangat baik kalau desain baru masjid nantinya bisa menampung jamaah lebih banyak lagi," ujar Armuji.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi menyampaikan, dalam proses pembangunan masjid As-Sakinah, pemkot mendengar masukan dari para alim ulama. “Dalam membangun masjid, pemkot hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh para alim ulama,” ujar Ery Cahyadi.

Ery juga menyampaikan masjid As-Sakinah akan dibangun lebih besar. Ery menyebut luasan bangunannya 15x24 meter dan anggarannya jadi satu dengan renovasi pembangunan gedung dewan. “Pembangunan masjid baru ini ditargetkan selesai pada Desember 2018,” sambung Ery.

Sedangkan Sekretaris Umum MUI Jatim, Ainul Yaqin, sebelumnya juga mengatakan pihaknya mendukung rencana Pemkot Surabaya untuk membangun masjid di tempat awal. Terpenting masjid itu akan dibangun dengan tidak bercampur dengan gedung perkantoran lainnya.  

“Yang direncanakan pemkot sudah sesuai dengan apa yang dikehendaki syariat. Bahwa bangunan masjid adalah tanah waqaf yang tidak boleh ditukar fungsikan untuk yang lain. Entry poinnya di sana. Kami sangat mendukung, dengan harapan masjid yang dibangun lebih baik dan lebih luas,” jelas Ainul Yaqin.(SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com