Musim Hujan Bantu Turunkan Angka Musibah Kebakaran PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 28 Desember 2017 22:18

Surabayakita.com - Sudah memasuki musim penghujan, angka musibah kebakaran di Surabaya pada Desember ini menurun dibandingkan bulan bulan sebelumnya. Rekor terbanyak terjadi kebakaran pada tahun ini terjadi bulan Agustus 2017 sebanyak 138 kali.

Bulan Agustus menempati urutan teratas karena kondisi saat itu sedang puncak musim kemarau. Kebakaran rumput alang alang menjadi salah satu jenis kebakaran yang sering terjadi akibat cuaca terik.

Total pada tahun ini sampai dengan tanggal 28 Desember 2017, jumlah kebakaran di Surabaya sebanyak 585 kali. Jumlah itu jauh di atas jumlah kebakaran yang terjadi tahun 2016 sebanyak 300 kali.

"Bulan Agustus memang angka kebakarannya memang meningkat. Karena puncak musim kemarau sehingga banyak rumput kering atau alang alang yang terbakar," kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Candra Oratmangun.

Dari 585 kali kebakaran, terbanyak disebabkan karena api terbuka sebanyak 233. Sedangkan yang dikarenakan oleh panel listrik sebanyak 112. Api terbuka ini akibat korek api, kompor, lilin, obat nyamuk bakar, minyak dan lainnya.

Sedangkan angka kebakaran kedua tercatat pada bulan September 2017 sebanyak 131 kali. Jumlah kebakaran terkecil pada tahun ini tercatat pada bulan Pebruari sebanyak 10 kali.

Menurut Candra, setelah Surabaya memasuki musim penghujan angka kebakaran menurun drastis. Penurunan terjadi mulai Oktober yang tercatat kebakaran sebanyak 82 kali, November 34 kali dan sampai dengan menjelang akhir Desember ini tercatat angka kebakaran sebanyak  14 kali.

"Ada penurunan sekitar 25 persen. Kalau pada musim kemarau bisa terjadi kebakaran 5 sampai 10 kali sehari, sekarang sehari kadang tidak ada. Mulai November sudah terjadi penurunan angka peristiwa kebakaran," ujar Candra. (SK1)

 

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com