Lima Bulan Hilang, Pistol Anggota TNI AL Ditemukan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 24 Januari 2018 12:58

Surabayakita.com - Patut diacungi jempol,  berkat sinergitas yang baik antara Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V (Pomal Lantamal V) dan Satreskrim Polrestabes Surabaya,  

Tim gabungan Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V (Pomal Lantamal V) dan Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap dan menemukan lenyapnya satu unit pistol yang hilang lima bulan lalu.

Kerja keras mereka patut diapresiasi karena senjata api organik jenis CPPS (Colt Police Positive Special) revolver milik TNI AL itu sudah lama hilang.

Penemuan pistol ini diungkapkan Komandan Polisi Militer Lantamal V (Danpomal Lantamal V) Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, S.H. di Mako Pomal Lantamal V Jl. Hang Tuah No. 1 Surabaya,  Rabu (24/1/2018).

Menurut Fuad -sapaan akrab Danpomal Lantamal V ini- setelah dilakukan pencarian dan penelusuran keberadaan senjata api pistol organik beserta enam butir peluru milik oknum TNI AL yang hilang sejak 22 Agustus 2017 ini,  akhirnya diketemukan pada  Senin 22 Januari 2018.

Pistol tersebut disita dari seseorang yang sudah lama menjadi TO bernama Kardito. Pada saat penangkapan, tersangka sedang mengendarai mobil honda Jazz di daerah Perak Barat, Surabaya.

Ketika ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Menurut pengakuan tersangka, Pistol itu dibeli sekitar dua minggu yang lalu dari seorang DPO yang bernama Franky yang saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Pomal dan Polrestabes Surabaya.

Pada awalnya lanjut Fuad,  pistol tersebut merupakan pistol organik TNI AL atas nama Peltu J hilang tanggal 22 Agustus 2017 sekira pukul 03.00.

Sepulang dari karaoke "Suka-Suka" di daerah Wiyung, yang bersangkutan menepi di parkiran darurat di KM 7.600 dan tertidur.

Setelah terbangun pukul 05.30 wib,   Peltu J kaget karena  mendapati pistol organiknya beserta 6 butir peluru yang dibawanya telah hilang.Selanjutnya Ia melaporkan hilangnya senjata api tersebut ke Pomal Lantamal V.

Menerima informasi adanya senjata api pistol organik personil TNI AL yang hilang, maka Pomal Lantamal V membentuk tim dijajaran Lidkrim untuk mencari Pistol tersebut sampai diketemukan dengan berkoordinasi melekat dengan pihak Kepolisian.

"Keberhasilan ini merupakan bukti wujud Sinergitas TNI-POLRI dalam pelaksanaan tugas. Saya berharap semoga sinergitas ini akan terus terjalin untuk kelancaran melaksanakan tugas-tugas negara kedepannya," pungkas Fuad.(SK2)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com