DPRD Surabaya - Budapest Jalin Kerjasama, Kembangkan Surabaya Kota Pelabuhan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 19 Maret 2018 12:32

Surabayakita.com - DPRD Surabaya melakukan kerjasama  dengan  Hungaria. Kerjasama kedua kota ditandai dengan acara seremonial yang digelar di lantai III Gedung DPRD Surabaya, Senin (19/3/2018).

Yang unik menandai kerjasama kedua kota lintas benua ini diluncurkan buku baru, Go Hungary Go Indonesia. Kedua kota sengaja untuk memuat kondisi kedua kota itu melalui buku.Tujuannya jalinan kerjasama keduanya bisa dilakukan makin erat di masa mendatang.

"Luar biasa, kerja sama dengan dibarengi peluncuran buku Go Hungaria Go Indonesia. Ini awal yang sangat baik," ucap Tamas Novak, Director Oriental Business and Innovation Center Budapest Business School yang hadir di acara tersebut.

Selain dari pusat pendidikan, Perwakilan Hungaria melalui delegasinya juga memastikan akan merealisasikan kerja sama tersebut hingga waktu ke depan. Banyak bidang yang akan dikerjasamakan antar keduanya.

Ikut mendampingi delegasi asal Hungaria ini, selain Tamas ada pula Istfen Abel Director Bank Central Hungaria danSzilard Boros, Penasihat pendidikan dari bank Central Hungaria. Tampak pula perwakilan Universitas Narotama Surabaya sebagai kampus panghubung.

Delegasi Hungaria itu diterima oleh seluruh pimpinan DPRD Surabaya dan para anggota DPRD. Mereka bahkan larut dalam diskusi membahas rencana kerja sama kedua belah pihak. Mereka saling bertanya dan komentar.

Para anggota DPRD dan perwakilan Pemkot Surabaya mendiskusikan Buku Go Hungaria Go Indoensia 1 dan 2. Keduanya mengupas hubungan bilateral Hungaria dan Indonesia.

Buku Go Hungaria Go Indoensia itu telah dua kali diterbitkan dan dibahas bersama tadi. Rencananya terbitan ketiga buku yang sama itu akan dilaunching. "Mei mendatang giliran kami yang ke Hungaria dengan cara yang sama menulis buku," kata Ketua DPRD Surabaya Armuji.

Namun pada edisi ketiga buku itu akan lebih fokus pada kesamaan Surabaya dan Kota Budapest. Dua kota ini sama-sama sebagai kota perdagangan dan jasa serta kota maritim. Hungaria memiliki pelabuhan sebagai pintu masuk ke Eropa.

Pada peresmian hubungan bilateral itu, delegasi Hungaria menyambut dengan antusias. Ketua DPRD Surabaya Armuji menyematkan udeng di kepala salah satu pimpinan delegasi Hungaria.

Dalam realisasi Sister city dengan Budapest itu, Surabaya akan mengembangkan Surabaya sebagai kota penghubung kota lain melalui jalur perairan. "Surabaya kota pelabuhan seperti Budapest," kata Armuji.

Surabaya bertekad mempelajari hingga mengadopsi kemajuan pelabuhan Budapest. Selain sistem, penerapan teknologi di pelabuhan tersebut juga akan dikerjasamakan.

Menurut Armuji, banyak sektor yang bisa dikerjakan. Dia mengakui bahwa pertemuan di DPRD Surabaya itu sabagai modal awal kerja sama yang baik kedua belah pihak.

Banyak hal yang mirip dan sama dua kota di dua negara itu. Surabaya pun berinisiatif membangun Sister city ke Budapest. DPRD pun menyambut antusias rencana realisasi kerja sama diplomatik itu.

"Kami mendukung kerja sama yang saling menguntungkan. Apa yang bisa diambil manfaat dari Hungaria. Kami akan pastikan saat kami ke sana Mei besok," tambah Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Darmawan.

Pengembangan IT menjadi perhatian serius Surabaya. DPRD Surabaya mengupayakan serius agar setiap kerja sama dengan kota lain dunia mendapatkan nilai tambah atas Sister City ini.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Ratih Retnowati. Dirinya lebih senang jika hasil Sister city dengan Hungaria bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. "Harus menjadi subjek dari kerja sama ini," ungkap Ratih.

Meski demikian, kerja sama Hungaria dan Surabaya itu patut diapresiasi. Sebab negara ini memiliki kemampuan tekonologi informasi yang perlu diserap untuk kemajuan kota.(SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com