Isi Jabatan Kepala Bappeko, Pemkot Lakukan Assessment PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 08 Mei 2018 16:59

Surabayakita.com - Untuk mengisi jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya yang sampai saat ini masih lowong, dalam waktu dekat akan dilakukan Assessment. uji kompetensi ini akan dilakukan kepada para pejabat eselon III yang berminat menduduki jabatan strategis itu.

Pendaftaran assessment akan dilakukan secara terbuka. Siapa saja pejabat Pemkot Surabaya yang memenuhi kriteria boleh mengikuti seleksi tersebut. Syaratnya harus sudah berada di level eselon III.

Sekota Surabaya, Hendro Gunawan, mengatakan uji kompetensi ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki sebelum menduduki jabatan Kepala Bappeko. Ini penting dilakukan agar figur yang akan menduduki jabatan tersebut benar benar memiliki kapabilitas.

"Kami akan buka secara terbuka. Yang sekarang berada di eselon III dan mampu mengemban jabatan itu silahkan mendaftar. Kami memang tidak menunjuk secara personal tetapi memilihnya melalui assessment dan terbuka," ujar Hendro Gunawan ketika berada di balaikota belum lama ini.

Menurut pejabat alumnus ITS itu, saat ini ada ratusan pejabat yang berada di eselon III, baik IIIA maupun IIIB. Yang boleh mengikuti uji kompetensi ini tidak dibatasi harus memiliki background pendidikan teknik tetapi juga dari hukum, ekonomi dan sosial.

Memang selama ini jabatan Kepala Bappeko Surabaya selalu dijabat oleh pejabat dengan pendidikan teknik. Namun menurut Hendro Gunawan itu bukan jaminan bisa menduduki jabatan yang mengurusi perencanaan pembangunan kota itu.

"Kalau background pendidikan tidak harus dari teknik, dari mana saja boleh. Sebab mereka semua akan diseleksi ketat dan akan diambil hasil terbaik siapa yang cocok dengan tugas menjadi Kepala Bappeko," ujar Hendro Gunawan.

Rencananya setelah pendaftaran terbuka dilakukan, Pemkot Surabaya akan melakukan seleksi yang dilakukan oleh pihak yang memiliki akuntabilitas. Untuk assessment nya akan dilakukan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur.Setelah itu seleksi selanjutnya akan dilakukan oleh lembaga psikologi independen.

Dari proses seleksi terbuka dan ketat ini nanti akan diambil yang terbaik. Namun belum tentu hasil seleksi ini menjadi jaminan untuk dilantik menjadi Kepala Bappeko Surabaya.

"Setelah diketahui hasilnya. Belum otomatis akan dipilih. Namun mereka juga akan diseleksi lagi dengan komparasi dengan beberapa pejabat eselon II yang masuk nominasi menjadi Kepala Bappeko," tandas Hendro Gunawan.

Memang saat ini ada sekitar 5 pejabat eselon II yang sedang menduduki jabatan definitif di SKPD Pemkot Surabaya yang menurut Hendro bisa saja dimutasi jadi Kepala Bappeko. Secara eselon mereka tak perlu lagi mengikuti assessment, tetapi tinggal mutasi saja dari jabatannya yang lama.

Jabatan Kepala Bappeko merupakan eselon II dengan pangkat IVB. Namun bisa saja diisi oleh pejabat yang saat ini masih berada di eselon IIIA. Sebab eselon itu akan menyesuaikan mengikuti jabatan yang diemban pejabat yang bersangkutan.

Sementara itu Aden Dharmawan, wakil ketua DPRD Surabaya mengatakan untuk memilih figur yang tepat sebagai Kepala Bappeko merupakan prerogatif walikota. "Tentu sudah ada mekanisme yang disiapkan untuk memilih pejabat yang cocok. Yang penting pejabat baru tersebut benar benar memiliki kemampuan mumpuni baik soal perencanaan maupun evaluasi pembangunan," ujar Aden Dharmawan. (SK1)

Foto : Hendro Gunawan Sekota Surabaya

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com