40 Orang Ikut Pelatihan Dinas Pemadaman, Tambaksari Kini Miliki Relawan Kebakaran PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 09 Mei 2018 14:47

Surabayakita.com - Angka kebakaran di Surabaya tercatat masih tinggi. Karenanya masyarakat perlu dilatih bagaimana melakukan tindakan pertama jika terjadi kebakaran. Seperti yang dilakukan 40 orang warga Kecamatan Tambaksari ini.


Ke 40 warga Tambaksari Surabaya ini mendapat pelatihan pemadaman selama dua hari yang berakhir Rabu (9/5/2018). Mereka adalah para relawan kebakaran berasal dari delapan kelurahan kecamatan Tambaksari.

Selama dua hari ini mereka mendapatkan teori dari staf Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya bertempat di kantor kecamatan Tambaksari. Tak hanya teori, warga terpilih ini juga diberi bekal praktek lapangan.

Yang menarik, ke 40 orang ini tak melulu pria. Sebab pelatihan ini juga diikuti ibu ibu rumah tangga. Jumlah nya ada 10 orang. Mereka semua merupakan relawan kebakaran Tambaksari.

Meski perempuan ke 10 orang ini juga nampak antusias mengikuti pelatihan kebakaran tersebut, tidak mau kalah dengan rekannya yang laki laki. Mereka juga mendapat bekal porsi yang sama dengan para relawan laki laki.

Untuk praktek pemadaman tak bisa dilakukan di halaman kantor kecamatan karena butuh tempat yang agak lapang. Karenanya khusus praktek pemadaman ini dilakukan di lapangan PJKA yang letaknya di samping kantor kecamatan.

"Pelatihan ini kita harapkan apabila ada kejadian kebakaran sebelum mobil PMK datang maka mereka bisa menggerakkan warga untuk melakukan tindakan dengan alat alat sedanya. Mereka kini bisa melakukannya karena telah mendapat pembekalan penanganan kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran," ujar camat Tambaksari, Ridwan Mubarun kepada Surabayakita.com di sela acara berlangsung.

Pembekalan kepada para relawan ini dirasa penting. Sebab respon time PMK untuk sampai ke lokasi kebakaran butuh waktu sekitar 10 menit dari laporan masuk. Meski hanya 10 menit namun sangat penting dilakukan tindakan pertama sebelum mobil PMK datang menyemprotkan airnya.

Apalagi sekarang para relawan itu sudah tahu cara dan tindakan yang bisa dilakukan sambil menunggu mobil PMK datang. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat sekitar TKP kebakaran untuk turut membantu. Kecamatan Tambaksari sendiri saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 233 ribu jiwa, salah satu kecamatan terpadat di Surabaya.

Selama pelatihan materi yang diberikan berupa pencegahan kebakaran pada pemukiman padat penduduk, pengenalan mitigasi bencana dan praktek pemadaman karung goni , tabung pemadam dan hydrant. Saat pelatihan berlangsung, beberapa anggota komisi B DPRD Surabaya  datang melihat dan menyapa para relawan kebakaran. Binti Rochma salah satunya.

"Pelatihan ini bagus. Ini untuk pemberdayaan masyarakat. Mereka telah mendapatkan pembekalan yang sangat penting dan berguna. Para relawan ini selanjutnya akan bisa membantu mengatasi kebakaran sejak dini. Warga akan lebih care dengan bencana," ujar politisi Partai Golkar Surabaya ini.

Sementara angka kebakaran sampai awal Mei 2018 ini di Surabaya sudah mencapai 16 kejadian. Bulan April lalu 29 kejadian atau meningkat dibanding periode bulan yang sama 2017 sebanyak 21 kejadian. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com