Penuhi Undangan Raja Salman, Risma Paparkan Kota Manusiawi Bermartabat PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 10 Mei 2018 16:47

Surabayakita.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berita ini ditulis sedang berada di Arab Saudi atas undangan Raja Salman bin Albudaziz al-Saud. Kehadiran orang nomer satu di Pemkot Surabaya ini untuk memaparkan konsep 'Kota Manusiawi dan Bermartabat'.

Kabag Humas Kota Surabaya M.Fikser yang melaporkan kegiatan walikota di Arab Saudi mengatakan undangan yang diterima walikota berasal dari  Secretary  General King Salman Center for Local Government. Risma bersama rombongan berada di Arab Saudi mulai Senin lalu hingga Kamis (10/5/2018).

"Mereka mengundang Wali Kota Risma untuk berpartisipasi pada kegiatan First International Conference on Humanizing Cities 2018. Forum ini merupakan kegiatan konferensi internasional yang dihadiri oleh panelis, pejabat pemerintah, dan peneliti guna membahas upaya mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat,” kata Fikser yang menghubungi Surabayakita.com saat sedang bersiap ibadah umroh di tanah suci.

Ada dua sesi kegiatan yang diikuti walikota. Menurut Fikser, Wali Kota Risma menjadi pembicara dalam dua sesi. Pertama, sesi plenary konferensi internasional yang memaparkan materi terkait upaya mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat.

Kedua, sesi panel yang membicarakan dan mendiskusikan tentang isu penting yang berkaitan dengan tema menciptakan kota yang manusiawi. “Hal inilah yang menjadi kebutuhan dasar bagi warga untuk mendapatkan kenyamanan di kotanya,” kata dia.

Fikser menjelaskan, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai platform bagi para pemimpin daerah, pemegang kebijakan, peneliti, dan perwakilan pihak swasta untuk mendiskusikan upaya mewujudkan kota yang manusiawi dan kota yang layak huni sesuai kebutuhan dan keinginan warganya.

“Selain itu, kegiatan konferensi ini menjadi langkah awal dalam membuat road map untuk menciptakan kota-kota di Arab Saudi yang manusiawi dan bermartabat serta sejalan dengan visi transformasi negara tahun 2030,” kata dia.

Fikser menjelaskan, pada saat menjadi pemateri itu, Wali Kota Risma memaparkan tentang berbagai pembangunan yang telah dilakukan di Kota Surabaya. Mulai dari pembangunan taman, infrastruktur jalan dan fasilitas olahraga, program pendidikan gratis, kesehatan, dan sistem e-Government di Pemkot Surabaya.

Wali Kota Risma juga membahas upaya Pemkot Surabaya dalam menyiapkan warganya untuk menghadapi dunia global. Salah satu yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya dan berjalan sudah lama adalah membangun rumah bahasa yang di dalamnya warga dan pelajar Surabaya bisa belajar bahasa yang diinginkan.

“Selain Rumah Bahasa, Bu Wali juga menjelaskan Rumah Matematika yang selalu digunakan oleh para pelajar untuk belajar berpikir logika secara menyenangkan,” tegasnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan tentang pemberdayaan UKM, pemberdayaan perempuan dan anak muda serta penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan perhatiannya terhadap penyandang disabilitas. “Jadi, semua hal yang telah dibangun Bu Wali di Surabaya, dipaparkan dalam forum itu,” tegasnya.

Melalui kunjungan itu, lanjut dia, maka rombongan Pemkot Surabaya dapat belajar tentang peran penting pemerintah daerah untuk mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat. Bahkan, dapat mengetahui pengalaman terbaik dari kota-kota di Saudi untuk mewujudkan kota yang bermartabat dan sejalan dengan visi transformasi negara tahun 2030.

“Kita juga bisa mempelajari peran penting pemerintah daerah dan keterlibatan warga untuk bersama-sama mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat serta berkomitmen membangun kehidupan yang layak,” tegasnya.

Selain itu, rombongan dari Surabaya juga dapat  berperan  aktif  dalam  menyampaikan best practice pembangunan Kota Surabaya menuju kota yang cerdas, manusiawi, bermartabat dan berwawasan lingkungan.(SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com