Walikota Minta Guru Agama Ajarkan Toleransi Antar Sesama PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 18 Mei 2018 19:23

Surabayakita.com - Ratusan guru agama SD - SMP seluruh Surabaya dikumpulkan Pemkot Surabaya pasca terjadi ledakan bom. Mereka lantas mendapat arahan wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (18/5/2018).


Risma minta agar para guru agama itu menambahkan materi toleransi saat mengajarkan pelajaran pendidikan agama Islam di kelas. Hubungan antar manusia di dunia juga penting dilakukan sehingga timbul keselarasan hidup.

“Dengan rasa toleransi ini, maka diharapkan anak-anak bisa lebih care dan juga peduli kepada sesamanya,” kata Wali Kota Risma seusai acara.

Toleransi perlu diajarkan mulai dini kepada siswa. Tujuannya anak akan bisa merasakan kesulitan orang lain dan menimpulkan empati mereka untuk memberi bantuan.

“Jadi, tolong ajari anak-anak untuk bisa membantu kepada sesamanya. Jangan sampai mau dipecah belah, karena akan mudah untuk dijajah kembali, termasuk penjajahan dalam bidang ekonomi,” kata dia.

Di samping itu, para guru agama se Surabaya juga diminta untuk selalu mengajarkan perkataan dan perbuat jujur. Bahkan, para guru juga diminta untuk mengajari cara berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain.

“Tumpuan saya adalah panjenengan semuanya, saya yakin panjenengan bisa merubah semua ini,” imbuhnya.

Wali Kota Risma mengajak kepada semua pihak, terutama guru agama untuk saling bergandeng tangan dalam melakukan pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak.

Wali Kota Risma menilai, para guru agama di masing-masing sekolah itu sangat penting. “Mari kita bersama-sama mendidik anak-anak supaya menjadi anak yang mulia di mata tuhan,” kata dia.(SK1)

 

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com