YBM PT PLN Distribusi Jatim Bagikan Ribuan Bingkisan Untuk Anak Yatim, Dhuafa, Guru Ngaji dan Takmir Masjid PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 06 Juni 2018 20:25

Surabayakita.com - Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Distribusi seluruh Indonesia serentak menggelar kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, guru ngaji dan warga tidak mampu. Di Jatim, kegiatan  dipusatkan PT PLN Area Surabaya Selatan Jl. Ngagel Timur 14, Rabu (6/6/2018) petang.

Menurut Imam Asrori selaku Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Distribusi Jatim, pada kegiatan pemberian santunan bulan Ramadhan 1439 H ini diserahkan bantuan/bingkisan kepada 3.577 orang fakir miskin, 1.581 anak yatim, 372 orang guru ngaji dan 166 orang muslimah dhuafa. Masing masing penerima santunan mendapatkan sejumlah uang dan sembako.


Para penerima santunan dari YBM ini tidak hanya diberikan di Surabaya, melainkan juga di daerah/kota lainnya yang berada di wilayah area PLN Distribusi Jatim. Penyerahan bingkisan dilakukan secara bergilir oleh YBM di area area PLN se Jatim.

Dalam acara di PLN Surabaya Selatan ini di antaranya diserahkan bantuan untuk panti asuhan Ibnu Maryam sebesar Rp 20 juta dan panti asuhan Ibnu Sina sebesar Rp 30 juta.

"Dana yang disalurkan untuk kegiatan ini sebesar Rp. 1,424.000.000. Semua berasal dari zakat pegawai PLN persero Distribusi Jatim yang dipotong setiap bulannya secara otomatis sebesar 2,5 persen," ucap Dwi Suryo Abdullah, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi (KHA) PT PLN Distribusi Jatim.

Menurut pria yang juga pembina YBM PLN Distribusi Jatim ini, dana untuk pemberian santunan ini terkumpul dari 2.700 pegawai PLN Distribusi dari 16 area se Jatim.

Dana yang terkumpul dari para pegawai PLN Distribusi Jatim melalui YBM menurut Dwi Suryo tak hanya untuk memberikan santunan saja. Tetapi juga digunakan untuk meyumbang perbaikan sarana ibadah.

Sementara itu menghadapi lebaran, untuk para pelanggan PLN di seluruh Jatim diminta menggunakan energi listrik sesuai dengan kebutuhan dengan aman saat ditinggal mudik. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

Terkait dengan keandalan listrik selama Idul Fitri 1439 H, Dwi Suryo Abdullah menyatakan ketersediaan energi listrik di Jatim tidak ada masalah. Siap menyuplai kebutuhan listrik untuk para pelanggan, tidak sampai ada kekurangan pasokan listrik.

"Secara sistem ketersediaan listrik di seluruh kabupaten/kota Jatim sangat cukup dan lebih. Kami punya 1500 MW kelebihan daya. Secara performance jaringan saat sebelum Ramadhan masing masing rayon telah melakukan perampalan pohon sehingga tidak ada resiko terjadi korslet akibat bersentuhan dengan kabel jaringan," ujarnya.

Selain itu secara teknis semua gardu induk dan transmisi saat ini tidak ada masalah sehingga pada akhir Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan pemadaman listrik dari PLN. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com