Laksanakan PP Soal THR, Pemkot Cairkan Gaji ke 14 PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 08 Juni 2018 19:15

Surabayakita.com - Menjelang Idul Fitri, Pemkot Surabaya mencairkan dana untuk gaji ke 14 bagi puluhan ribu PNS nya. Gaji ke 14 atau yang dalam PP No 19 Tahun 2018 disebut sebagai THR ini dipastikan dicairkan.

Soal istilah THR sendiri sesuai  PP yang juga dijelaskan melalui Juknis Permenkeu No 54 Tahun 2018 sempat mengundang polemik. Karena selama ini di APBD Kota Surabaya tidak mengenal istilah THR.

Sedangkan di dalam PP jelas disebutkan istilah THR. Selama ini yang ada di dalam APBD Surabaya digunakan istilah gaji ke 13 dan gaji ke 14.

Di APBD 2018, pos anggaran untuk THR memang tidak ada, karena sebelumnya tidak ada pembahasan soal itu. Sehingga Pemkot Surabaya ragu untuk menjalankan amanat dalam PP soal THR tersebut.

Untuk mencari solusi masalah ini, Ketua DPRD Surabaya Armuji mengundang pertemuan tim anggaran Pemkot Surabaya, Jumat (8/6/2018) siang. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Armuji dan dihadiri oleh Sekota Hendro Gunawan, para Asisten Sekota dan Kepala BPKPD Yusron Sumartono.

Setelah pertemuan berlangsung, Armuji mengakui jika selama ini ada beda tafsir soal memaknai kata THR ini. Sebab menurutnya THR itu sama dengan gaji ke 14 yang selama ini sudah dicairkan oleh Pemkot Surabaya sejak beberapa tahun ini.

"Memang ada beda pemahaman soal kata THR itu. Ternyata THR itu di Pemkot ya gaji ke 14 ini yang memang ada di dalam APBD," ujar Armuji.

Sementara dalam keterangan pers yang diberikan di Humas Pemkot Surabaya, Kepala BPKPD Kota Surabaya Yusron Sumartono mengatakan dana untuk gaji ke 14 ini sudah mulai dicairkan.

Dalam penyusunan APBD, kata Yusron, THR tidak dialokasikan karena hanya mengamanatkan gaji ke 14. "Komponennya hanya gaji, tidak ada TPP. Maka dari itu Pemkot tidak berani membayarkan THR yang ada TPP nya," jelasnya.

Kalau daerah lain sudah mencairkan THR (dalam istilah PP) sedangkan Surabaya belum hanya karena perbedaan persepsi saja. Selama ini Pemkot Surabaya memakai istilah tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TTPP) yang berbasis kerja.

"Di APBD tidak dianggarakan komponen TTPP masuk dibayarkan bersama THR. Dalam Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2018 disebut tunjangan kinerja," terangnya.

Yusron menambahkan, apabila tunjangan dibayarkan, total anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 50-55 miliar untuk 13 ribu PNS Pemkot Surabaya. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com