Menang Quick Count, Partai Demokrat Surabaya All Out Amankan Suara Khofifah-Emil PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 28 Juni 2018 23:21

Surabayakita.com - Menang sementara dalam hitungan cepat (quick count) tidak lantas membuat DPC Partai Demokrat Kota Surabaya berleha leha. Namun sebaliknya, parpol pimpinan Ratih Retnowati ini makin all out untuk melakukan tugas yang tak kalah pentingnya dalam tahapan berikutnya, yakni mengawal suara paslon Khofifah - Emil.

 


Para pengurus Partai Demokrat Surabaya berkewajiban untuk tetap fokus melakukan tugas penting tersebut agar suara Khofifah - Emil tetap utuh sampai penetepan suara oleh KPU Jatim.

“Alhamdulillah kami bersyukur dari hasil quick count Khofifah-Emil menang. Kita akan mengawal kemenangan ini, jangan sampai kemenangan ini berubah angka,” ujarnya Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Ratih Retnowati.

Untuk mengawal tugas pengamanan suara ini, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyatakan pihaknya telah menyiagakan  4.284 tempat pemungutan suara (TPS). Ribuan petugas ini siaga di kelurahan dan kecamatan.

Dengan ribuan petugas yang disiapkan di lapangan ini, Ratih meyakini suara untuk pasangan Khofifah - Emil tak akan berubah mulai TPS hingga KPU Jatim. Mereka akan memastikan agar suara yang didapat di setiap TPS untuk pasangan Khofifah - Emil akan tetap sama sampai akhir penghitungan.

“Kita tidak curiga, hanya saja kita waspada. Karena khawatir nanti panitia ada yang ngantuk karena bekerja cukup padat, makanya kita perlu pantau dan diingatkan,” jelasnya.

Untuk penyiapan petugas saksi di setiap TPS ini, Partai Demokrat sangat serius menyiapkannya. Hal ini disampaikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Dedy Prasetyo. Pada H-1 lalu ribuan saksi itu dikumpulkan di Asrama Haji Sukolilo.

“Saksi bekerja maksimal. Tugas kita untuk menyiapkan saksi sudah terpenuhi. Sampai hari ini masyarakat Surabaya banyak yang bersyukur, Khofifah-Emil unggul meski hanya dalam penghituan cepat, tapi kita masih menunggu hasil real count,” ungkapnya.

Kemenangan Khofifah-Emil ini harus bisa meneruskan program Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. 9 Nawa Bhakti Satya sebagai konsep program calon gubernur-wakil gubernur terpilih, harus benar-benar diwujudkan.  

“Program Pakde (Soekarwo) bagus, seperti proses pembangunan di Jatim, mari yang bagus diteruskan, program yang belum selesai, bisa diteruskan sampai tuntas,” katanya.

Sementara Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto menilai kemenangan ini sudah bisa diprediksi dari awal. Sebab partainya memiliki pertimbangan yang cukup sebelum menjatuhkan dukungan.

“Kami melihat dukungan dari patai demokrat penuh pertimbagnan. Partai kami tidak mungkin memberikan dukungan kepada calon yang tidak kredibel. Dalam beberapa debat pilkada, pasangan khofifah menunjukkan kemampuan yang baik dan cenderung meningkat,” ucapnya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini mengaku, partai Demokrat selalu mendorong anak-anak muda untuk berpartisipasi dalam politik. “Di partai kami ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masih muda, memiliki kemampuan, kualitas dan kredibilitas yang bagus,” tandasnya.(SK2)

Foto : Herlina, Ratih Retnowati dan Dedy Prasetyo

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com