Bank Mayapada Bantu Dua Bus Tingkat dan Dana Pendidikan Rp 5 M Untuk Surabaya PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 12 Juli 2018 13:16

Surabayakita.com - Bank Mayapada Internasional Tbk menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupa dua unit bus bertingkat dan donasi pendidikan sebesar Rp 5 miliar.

Penyerahan bantuan ini ditandai dengan Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) antara Bank Mayapada Internasional Tbk yang diwakili oleh Prof. Datuk Sri Tahir dan walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Di sela acara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, ini untuk yang kedua kalinya Bank Mayapada memberikan sumbangsih untuk kota Pahlawan. Sebelumnya Prof Datuk pernah membantu Pemkot Surabaya berupa bantuan beasiswa donasi pendidikan senilai RP 5 miliar bagi anak-anak pasukan kuning dan pekerja lapangan agar bisa sekolah.

“Sekarang mereka sudah jadi pilot dan teknisi pesawat terbang berkat bantuan tersebut,” kata Risma saat melakukan pers conference pada Kamis, (12/7/2018) di lobby balai kota lantai 2.

Rencananya bus tingkat bantuan Bank Mayapada ini akan dioperasikan untuk mahasiswa. Meski begitu  Dinas Perhubungan akan fokus mengoperasikan bus tingkat ini di wilayah timur dan barat.

Bus akan dikhususkan untuk menampung mahasiswa yang berada di wilayah timur dan barat yakni Kampus C Unair, ITS dan UNESA Lidah Kulon. Keberadaan dua unit bus ini akan memudahkan layanan transportasi mahasiswa di Surabaya.

“Kita lagi konek kan dan maunya disitu. Bus ini memang umum tapi lebih dikonekkan ke tiga perguruan tinggi besar untuk mengurangi tingkat kecelakaan. Kan sayang, tinggal memetik hasil selama kuliah tiba-tiba kecelakaan,” ujarnya.

Sedangkan untuk dana Rp 5 miliar untuk anak anak putus sekolah, Wali Kota Risma akan menyekolahkan kembali anak-anak tersebut dengan biaya itu. Selain itu, hasil bantuan beasiswa tersebut juga akan dibuat sekolah SMA plus bagi anak-anak SMA di wilayah Surabaya Barat yang mengalami putus sekolah.

“Harapannya setelah lulus mereka langsung siap bekerja,” terang Wali Kota yang baru saja menerima penghargaan Lee Kwan Yew beberapa waktu lalu di Singapura.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Irvan Wahyu Drajad menambahkan, bus tingkat dengan kapasitas sekitar 71 penumpang itu melayani rute barat timur dengan jarak kurang lebih 31 km. “Bila terlalu panjang akan dipecah dua, dari UNESA ke Joyoboyo – Joyoboyo ke ITS,” jelasnya.

Irvan berharap setelah serah terima yang dilakukan Bank Mayapada dan Pemkot Surabaya, status penggunaannya dapat langsung diserahkan kepada Dishub. Setelah itu, langsung dilakukan uji coba rute kemudian melakukan sosialisasi untuk softopening atau pengoperasiannya. "Rencana bulan Agustus kami operasionalkan,” kata Irvan.

Untuk naik bus ini, mahasiswa tak perlu bayar pakai uang. Cukup mengumpulkan sampah plastik sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat mengurangi bahaya polusi sampah plastik di Surabaya. Sama persis dengan bus Suroboyo. (SK1)

 

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com