Penghuni Rumah Asemrowokali 39 Sanggupi Bayar Denda PDAM PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 06 Mei 2010 13:48

Pemilik bangunan rumah Jl. Asemrowokali 39 Surabaya akhirnya mendatangi PDAM Surabaya kemarin untuk menyelesaikan tunggakan. Hal ini dilakukan setelah Tim Penertiban menemukan sambungan ilegal dari pipa utama PDAM menuju tandon air rumah tersebut.
Ketua Tim Penertiban PDAM Surabaya, Anis Busroni mengatakan jika penghuni rumah di Jl. Asemrowokali 39 telah datang ke kantor PDAM. Kedatangan penghuni rumah tersebut untuk menyelesaikan tunggakan. Sebab diketaui sebelumnya di rumah yang dipakai kos kosan tersebut menyambung pipa PDAM tanpa melalui prosedur.

Tim Penertiban PDAM baru mengetahui setelah datang mengecek lokasi. Di tempat penampungan air di belakang rumah tersebut ternyata tersambung dengan pipa PDAM. Akibatnya air PDAM mengucur ke rumah tersebut tanpa bisa ditagihkan rekeningnya.

Dari pencurian air ini diperkirakan PDAM rugi Rp 12 - Rp 13 juta."Penghuni rumah sanggup membayar denda yang dibebankan namun minta keringanan," kata Anis. Keringanan ini bisa diberikan jika yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mampu dan ditandatangani ketua RT/RW setempat.

"Kalau ada surat keterangan tersebut kemungkinan PDAM memberikan potongan denda masih terbuka, potongan denda yang diberikan sebesar 50 persen" ujar Anis. Apalagi penghuni rumah mengaku air tersebut bukan untuk dijual tetapi hanya dikonsumsi sendiri. Selain itu yang bersangkutan tidak boleh mengulangi hal serupa di kemudian hari.

PDAM Surabaya memberikan waktu hingga seminggu ke depan sebagai toleransi waktu. Jika tidak segera membayar kewajibannya, masalah ini akan dilimpahkan kepada yang berwajib.(son)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com