ITS Miliki Gedung Robot PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Sabtu, 08 Mei 2010 07:00

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) semakin  menancapkan kukunya dalam bidang robotika di Indonesia. ITS memiliki Gedung Pusat Robotika yang nantinya akan menjadi pusat Ilmu Robotika Nasional. Selain digunakan sebagai pusat robotika, gedung ini juga difungsikan sebagai pusat penelitian dan pengembangan energi alternatif.
Soft Launching gedung yang menelan biaya Rp 50 Miliar ini sebenarnya lebih awal daripada rencana awal. Hal ini dikarenakan tepat pada hari minggu gedung ini akan digunakan kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa ITS (PIMITS). “Gedung ini akan segera dipakai mahasiswa, jadi kan harus diselameti  dulu,” ujar Prof Dr Suasmoro, Pembantu Rektor III ITS.

Menurut Suasmoro, bangunan yang didirikan di atas lahan Techno Park ITS ini akan menjadi pusat pengembangan robotika di ITS. Terutama untuk mendukung kompetisi robotika dari beragam level. “Di bidang industr, tidak hanya bidang otomasi namun nantinya juga sebagai pelayanan industri yang membutuhkan desain robot tertentu,” ujar Pembantu Rektor bidang Kemahasiswaan.

Secara konstruksi, seluruh bangunan inti sudah berdiri tegak dengan arsitekturnya yang khas menjulang tinggi. Dimana bangunan intinya terdiri dari arena dan labolatorium. Dengan diskripsi, bagian arena terdapat lapangan yang bisa difungsikan sebagai tempat untuk lomba robotika, kegiatan mahasiswa, pameran, seminar dan lain-lain. Sedangkan ruang labolatorium difungsikan sebagai pusat pembuatan robot-robot yang mutakhir.  “Selain itu, tempat ini juga menjadi pusat penelitian dan pengembangan energi alternatif sebagai upaya untuk mencari solusi energi masa depan,” ulas Ir Mudji Irmawan MS, Pembantu Dekan III Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

Tak luput  juga ada tribun penonton berkapasitas 1000 orang. Serta ruangan pendukung lainnya seperti stage (panggung, red.), ruang ganti, paddock, toilet dan lainnya. Bahkan beberapa labolatorium sudah difungsikan, antara lain labolatorium Simulator Industri, Mobile Robot dan Broter (Robot untuk gambar).

Pembangunan gedung yang dibiayai oleh APBN ini, tinggal menyisakan beberapa komponen pendukung yang belum terpasang. Seperti Air Conditioner (AC), peralatan labolatorium, akses jalan utama dan komponen lainnya. “Sehingga secara kelayakan, sudah bisa digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan,” ungkap Mudji.

Sebagai barometer dunia robotika di Indonesia, banyak asa yang ditujukan melalui pembangunan gedung ini. “Ini adalah arena untuk menunjukkan robotika ITS di tingkat Nasioal dan Internasional. Kita juga punyai misi untuk membuat robot dengan sebelas derajat kebebasan,” ucapnya tegas. Lebih lanjut Mudji memaparkan, selama ini robot yang sudah dibuat di ITS baru berbasis tujuh derajat kebebasan, sedangkan sebelas derajat kebebasan bisa diilustrasikan seperti gerakan pada humanoid (robot manusia, red.)

Selain Pusat robotika, saat ini ITS juga memiliki gedung NaSDEC (National Ship Design and Engineering Centre), pusat penelitian dan pengembangan Perkapalan dan Kemaritiman di Indonesia. Dimana bagunan ini berdiri tepat di samping Gedung Robotika. (hoe)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com