Pelindo III Perluas Dermaga Atasi Peningkatan Handling PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 11 Juni 2010 07:37

Produktivitas handling (penanganan) petikemas domestik PT. Pelindo III mengalami kenaikan sekitar 18%.  Pelindo III akan memperluas lapangan penumpukan dan dermaga maupun revitaliasasi lahan yang ada menjadi lebih sesuai dengan handling saat ini.  
"Kegiatan terminal multipurposes menjadi alternatif sehingga bisa melaksanakan handling petikemas, general cargo bahkan curah kering sekali pun. Rencana Jangka Panjang Perusahaan dari masing-masing cabang telah mengarah ke sana. Ini merupakan kesiapan Pelindo III menjadi operator," ujar Kepala Humas Pelindo III, Iwan Sabatini,  Kamis (10/6/2010).

Data bongkar muat petikemas di Tanjung Perak menyebutkan, Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berkontribusi sekitar 49,23% , Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) 36,37% dan sisanya handling dari cabang pelabuhan Tanjung Perak.

PT TPS dari jumlah handling di tahun 2009 sebanyak 1.126.621 Teus, merupakan 900.262 Teus (79%) untuk Internasional, dan Domestik mencapai 224.355 Teus (21%), sedangkan untuk PT BJTI (anak perusahaan PT Pelindo III) dari jumlah 823.978 Teus, terdiri dari Internasional 103.204 Teus (12,5%) dan Domestik 720.774 Teus 87,5%).

Di samping itu terminal lain yang menghandling petikemas Internasional adalah Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) mencapai 356.461 Teus. Satu lagi terminal petikemas yang baru di Pelindo III yang diprediksi akan bisa mendongkrak pendapatan Pelindo III yaitu Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB), di mana tahun 2009 telah mencapai handling 244.617 Teus total adalah domestic.

Dia menjelaskan, arus petikemas domestik di Tanjung Perak tidak saja dari cabang Pelindo III namun juga ada volume dari Makasar (UTPK) sekitar 30% atau 100.000 Teus yh masuk ke Tanjung Perak, hal ini dimungkinkan Tanjung Perak sebagai Hub Port (Pelabuhan Penghubung) akan semakin ramai dengan pertumbuhan petikemas.

Menurut Iwan, jika di tahun 2009 volume troughput di Tanjung Perak sekitar 2,3 Juta Teus, sehingga kepadatan volume petikemas di Tanjung Perak sekitar 200 ribu dalam satu bulan, maka satu hari berkisar 6.500 trailer atau truk ditambah dengan truck muatan non petikemas.

“Ini menjadi perhatian pemerintah untuk memperhatikan akses jalan keluar masuk dari dan ke Tanjung Perak. Dimana selama ini telah terjadi kemacetan di ruas jalan dan utamanya di daerah Margomulyo dan arah ke Gresik bahkan jalan tol mulai terasa padat,” katanya.

Di Pelindo III, kata Iwan akan ada pengembangan beberapa sarana dan fasilitas seperti rencana pembangunan Terminal Lamongbay Multipurpose, Terminal Nilam Multipurpose, CY di TPKS, Terminal Multipurpose di Sampit Bagendang dan Bumiharjo Kumai, serta dermaga dan CY Trisakti Banjarmasin.

“Yang menarik pertama pertumbuhan handling petikemas di cabang-cabang akan meningkat kedua Tanjung Perak sebagai Hub Port akan lebih ramai lagi terutama handling petikemas domestik," jelas Iwan (red)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com