Peran Perempuan Jaga Lingkungan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Minggu, 01 Februari 2015 21:45

Surabayakita.com – Masalah lingkungan merupakan tanggungjawab bersama tanpa batas usia, profesi ataupun gender.  Semua mempunyai hak, kewajiban dan waktu untuk melakukan penyelamatan lingkungan. Begitu juga perempuan. Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan alam sekitar.

Banyak cara yang dapat dilakukan perempuan untuk berperan lebih aktif lagi dalam berbagai kegiatan positif demi terciptanya lingkungan yang bersih, asri, indah dan sehat. Begitu juga sebaliknya, perempuan juga memiliki kontribusi negatif dalam kerusakan lingkungan. Maka perempuan sebagai makhluk yang cerdas sudah semestinya memilih peran sebagai penyelamat lingkungan, bukan sebaliknya.

Kerusakan ekosistem di sekitar kita, dalam skala kecil maupun besar, tak lain karena ulah jahil manusia. Entah karena keisengan, ataupun karena tujuan besar untuk berbagai kepentingan. Perempuan harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga agar lingkungan tetap bersih, indah dan sehat. Apalagi  keadilan dan kesetaraan di bidang ekologi telah menjadi salah satu isu penting dalam pengarusutamaan gender demi menyelamatkan lingkungan hidup.

“Perempuan punya peran yang strategis dan sangat sentral dalam membentuk perilaku positif dalam penyelamatan lingkungan. Perempuan dengan profesi apapun, selain berinteraksi dengan lingkungan tempat kerja, pasti juga berinteraksi sangat intens dengan keluarga dalam sebuah rumah tangga. Dan di keluarga inilah perempuan bisa memulai menanamkan nilai-nilai positif pada anak sejak dini tentang cinta lingkungan,” Kata Ketua Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Airlangga (UA) Surabaya Prof. Dr. Emy Susanti, M.A. pada Surabayakita.com.

Menurut profesor bidang gender ini, banyak hal yang dapat dilakukan oleh perempuan. Apalagi sosok perempuan dikenal sebagai makhluk yang multitalenta dan multitasking sehingga dapat menjalankan peran apapun dan di manapun perempuan berada. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan perempuan dari Emy Hendrarso.

#   Mulai Dari Rumah   #
Perempuan, entah sebagai perempuan single, isteri, atau ibu, tetap memiliki “rasa” yang beda dengan kaum pria yang ada di rumah terkait dengan kondisi kerumahtanggaan. Perempuan lebih memiliki kepekaan untuk menciptakan kebersihan, kerapian, keindahan rumah dan sekitarnya. Perempuan dapat memulai menanamkan nilai-nilai menjaga kelestarian di rumah pada anak sejak dini. Anak bisa diajak untuk tidak melakukan pemborosan listrik, air, dan diajak untuk membuang sampah pada tempatnya, menanam tanaman hias di teras dll. Dan yang penting beri contoh pada anak tentang apa yang sedang anda ajarkan.

#   Pemberdayaan Dalam Komunitas   #        
Perempuan memiliki kelebihan di bidang sosial. Wajar jika perempuan ada yang eksis di berbagai komunitas. Mulai komunitas arisan ibu-ibu tetangga sekitar rumah, arisan perempuan yang memiliki hobi yang sama, komunitas bisnis online, komunitas wali murid, perempuan yang memiliki profesi yang sama, atau perempuan bersama rekan-rekan kerja di kantor, dll. Kelompok-kelompok perempuan ini dapat membuat gerakan peduli lingkungan di internal kelompoknya sendiri atau ditularkan pada lingkungan sekitar. Gerakan bisa berupa ajakan “Menanam Pohon Bersama” di sekitar fasilitas umum, di pinggir jalan, di kantor dll. Termasuk juga gerakan memilah dan memilih sampah kering dan basah, sampah organik dan sampah anorganik.

#   Jadikan Sampah Bernilai Ekonomi   #
Perempuan dianugerahi kecerdasan pikiran, ketajaman intuisi, kelembutan, kesabaran, ketelatenan, dan kelebihan positif lainnya yang mendominasi jika dibanding laki-laki. Perempuan dengan kecerdasannya akan berfikir bagaimana caranya agar benda-benda tak terpakai, seperti kardus bekas, plastik kemasan, kain perca, didaur ulang untuk dijadikan benda baru yang berfungsi dan layak jual. Upaya ini selain mereduksi sampah di rumah, juga akan mendatangkan nilai ekonomi bagi keluarga atau kelompok perempuan.

#   Lakukan Dengan Hati   #
Melakukan kebaikan dan kebajikan dengan hati, akan membawa dampak yang sangat positif. Meski tak berharap award atau reward dari pihak manapun, masyarakat akan tahu apa yang telah kita lakukan adalah kegiatan positif yang bermanfaat buat kepentingan orang banyak. Tapi yang harus disadari perempuan dalam gerakan penyelamatan lingkungan mendapat reward lebih besar berupa lingkungan yang bersih, indah, sejuk dan sehat, yang tentu akan membawa dampak sangat positif pada kesehatan raga dan jiwa.

#   Perluas Networking   #
Gerakan positif peduli lingkungan harus dijadikan “virus” yang harus ditularkan pada banyak orang. Perluas jaringan atau networking di mana-mana, agar semakin banyak orang yang menyadari tentang menjaga dan melestarikan lingkungan adalah bukan sekedar isu tapi adalah gerakan nyata yang harus dilakukan tanpa ditunda. (Endah)


 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com