Kel Karah Libatkan Kader Untuk Pantau Jentik PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 06 Maret 2015 15:19

Surabayakita.com - Mencegah agar jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) tak semakin banyak, semua staf kelurahan diminta walikota untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk di lingkungannya masing masing.

Permintaan itu disampaikan Walikota Surabaya Tri Rismaharini ketika memimpin apel gebyar PSN DBD 2015 di kawasan wisata Ampel, Jumat (6/3/2015) pagi. Makin bertambahnya jumlah penderita DBD membuat Pemkot Surabaya khawatir sehingga semua kelurahan diminta untuk aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Kelurahan kelurahan di semua wilayah langsung bergerak dengan melibatkan RT dan para kader setempat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Sebab tindakan preventif ini diyakini akan bisa menghambat penyebaran nyamuk aedes aegypti.

Untuk kegiatan pemberantasan sarang nyamuk ini, Kelurahan Karah Kecamatan Jambangan Surabaya melakukannya di wilayah RW 05/RT 05. "Kami lakukan pemantauan jentik bersama sama para kader, staf puskesmas, Dinkes dan gabungan pengurus RT. Ini untuk mencegah agar jumlah penderita DBD tak bertambah. Sampai saat ini sudah ada 3 warga yang terkena DBD," ujar Etty Koesriandrijati, Sekretaris Kelurahan Karah.

Di Kelurahan Karah terdapat 12 RW dan 54 RT. Memang tak setiap Jumat staf kelurahan turun melakukan pemantauan jentik namun dengan koordinasi dengan para kader dan warga masyarakat maka penyebaran nyamuk aedes agypti bisa terkendali.

Apalagi saat ini masih sering turun hujan. Barang bekas yang tak terpakai kalau bisa harus disingkirkan atau dikubur sebab jika terisi air hujan akan menjadi sarang nyamuk yang berbahaya. Bila hal ini dilakukan bersama sama warga maka hasilnya akan maksimal. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com