ITS EXPO 2016, Tampilkan Karya Seni Sampai Kompetisi Robot Print
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 18 November 2016 20:17

Surabayakita.com - Hari ketiga Pesta Optimisme,  ITS EXPO 2016, masih berlangsung meriah degan tampilnya tim seni budaya. Mereka yang tampil mulai dari Tari Randai, Tari Rapa’i Geleng dan Reog Ponorogo.


Berbeda dengan hari sebelumnya, hari ketiga ITS EXPO 2016 menghadirkan grup musik keroncong yang tenar melalui salah satu ajang pencarian bakat, Klantink.

Pengumuman pemenang dari kompetisi Robot in Action dan Dance Competition serta Fashion Show finalis Recycle Art pun turut menjadi bagian dari cerita Pesta Optimisme hari ketiga di Grha Sepuluh Nopember.

Hari ketiga ITS EXPO 2016 ditutup oleh Klantink dengan membawakan lagu Jingle ITS EXPO, Laskar Pelangi dari Nidji, Bendera dari Coklat, Darah Muda dari Rhoma Irama, Indonesia Pusaka, Senyumanmu, lagu dari Klantink sendiri, dan terakhir Lagu Medley (Sinanggar Tulo, Kampuang nan Jauh di Mato).

“ITS EXPO 2016 sangat luar biasa, terimakasih buat ITS sudah berkenan dengan music Klantink” ungkap Maulana, salah satu personil Klantink. Ia juga menambahkan bahwa ITS EXPO bukan merupakan acara yang biasa, karena bisa memadukan tiga unsur yakni seni, ilmu dan budaya.

Kompetisi skala nasional Robot in Action kategori Line Tracer Analog, dimenangkan oleh Tim Al Azhar 8 dari SMP ISLAM Al Azhar 13 Surabaya, sedangkan untuk kategori Amphibi, Juara I berhasil diraih oleh Tim MS-CTOK dari MAN Surabaya dan juara II diraih SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo.

Pemenang kategori amphibi, Muhammad Rafi Ediananta dari SMP ISLAM Al Azhar 13 Surabaya, mengatakan bahwa Kompetisi Robot In Action ITS EXPO 2016 merupakan kompetisi yang sangat seru dan menarik. Ia juga menambahkan agar untuk tahun-tahun berikutnya akan ada penambahan kategori agar lebih kompetitif.

Penanggungjawab Dance Competition, Olivia Pradany menambahkan, Dance Competition tahun ini dikhususkan untuk peserta tingkat SMA dengan berbagai keunikan yang dibawakan, mulai dari penampilan yang memadukan modern dance dengan tari daerah asal Madura, hingga penampilan yang memadukan lipsync dan modern dance.

Hari ketiga ITS EXPO 2016 juga menghadirkan fashion show. Berbeda dari hari sebelumnya, fashion show kali ini membawakan pakaian-pakain hasil karya peserta kompetisi Recycle Art kategori Trashion yakni kompetisi mengolah barang-barang tidak terpakai menjadi sebuah pakaian yang bernilai jual tinggi.

Peserta dari Recycle Art kategori trashion dengan tema Ekspresi Nusantara membawakan kreativitas yang beragam mulai dari tema kebudayaan Bali hingga eksotis. Apresiasi disampaikan oleh penanggung jawab Kompetisi Recycle Art, Linda Wati Oktavia, kepada para peserta yang karyanya benar-benar memukau hanya dengan waktu sekitar satu bulan untuk membuat karya Trashion mereka.

Panggung Pagelaran Seni pun tak ketinggalan memberikan penampilan istimewa dari paguyuban-paguyaban mahasiswa ITS. Diawali dengan Pencak Silat oleh Forum Mahasiswa Madiun, Tari Perang oleh Forum Mahasiswa Lombok, Tari Randai oleh Ikatan Mahasiswa Minang, Tari Rapa’i Geleng oleh Persatuan Mahasiswa Kekeluargaan Tanah Rencong Aceh, hingga kesenian yang pernah tampil di acara UNESCO pada bulan Oktober lalu, Reog Ponorogo buah persembahan Paguyuban Mahasiswa Ponorogo. (SK2)