Unusa Ukir Prestasi Di Olimpiade Nasional Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 22 Mei 2017 22:39

Surabayakita.com - Lagi, mahasiswa Program Studi D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil mengukir prestasi. Lewat event nasional Olimpiade Nasional Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik di Politeknik Medika Farma Husada di Mataram, Minggu (21/5/2017) Unusa menyabet juara ke 2.

Tidak tanggung-tanggung, D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya berhasil menyisihkan Perguruan Tinggi dari Penjuru Indonesia, 6 daerah turut serta dalam acara tahunan tersebut antara lain, Mataram, Surabaya, Bali, Aceh, Makassar, Kalimantan Selatan.

Universitas Nahdlatul Ulama mendelegasikan 3 mahasiswanya untuk mengasah kemampuannya dalam hal Teknologi Laboratorium Medik. Tiga mahasiswa yang mengharumkan nama Unusa ialah, Nastasya Nunki, Ikke Nanda Amalia, Aning Eka Ardiyagarini. Mereka merupakan mahasiswa D4 Analis Kesehatan Unusa.

Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, Dosen Pembimbing Tim Teknologi Laboratorium Medik Unusa menuturkan, Kegiatan olimpiade nasional mahasiswa teknologi laboratorium medik harus rutin di lakukan, selain sebagai ajang perlombaan juga dapat menjadi ajang untuk mengukur sejauh mana kurikulum dan kemampuan dosen dalam memberikan ilmu analis kesehatan kepada mahasiswanya.

"Harapan ke depan bisa mengirimkan lebih banyak mahasiswa agar bisa lebih banyak mengikuti cabang lomba, karena tahun ini mahasiswa D4 analis kesehatan Unusa hanya baru bisa mengikuti 1 cabang lomba dari 3 lomba yang diadakan, dan alhamdulillah Unusa dapat menjadi juara. Semoga tahun depan Unusa dapat mengikuti semua bidang perlombaan agar bisa menjadi Juara Umum. Namun semua itu perlu persiapan yang matang dan perlu kerja keras," ungkap Dosen D4 Analis Kesehatan Unusa saat ditemui di Kafe Fastron Lantai 3 Tower Unusa Kampus B.

Ikke Nanda Amalia, mahasiswa semester 6 Prodi D4 Analis Kesehatan Unusa ini menjelaskan, rasa senang dan bersyukur bisa menyisihkan peserta dari daerah lain. Banyak persiapan yang harus dilakukan sehingga tim dari D4 Analis Kesehatan Unusa.

"Dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur pemahaman materi yang disampaikan para dosen. Disini (Olimpiade, red) sebagai implementasi materi di ruang kelas. Sebenarnya semua materi lomba telah didapatkan dalam perkuliahan, hanya saja ketika perlombaan perlu adanya penerapan teori dengan situasi yang ada di masyarakat saat ini," ungkap mahasiswa asal Sidoarjo tersebut. (SK2)

Foto:
Nastasya Nunki, Ikke Nanda Amalia, Aning Eka Ardiyagarini, Gilang Nugraha, S.Si., M.Si.

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com