Reni Astuti Dorong Pemkot Relokasi Korban Kebakaran Jambangan Ke Rusun PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 01 November 2017 14:12

Surabayakita.com - Pasca musibah kebakaran yang menimpa warga RT 01 dan 03 RW 02 Kelurahan Jambangan Kecamatan Jambangan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Surabaya meminta agar Pemkot Surabaya mengupayakan tempat penampungan di rumah susun (Rusun) untuk para korban yang kehilangan tempat tinggal.


Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Reni Astuti, S.Si, Rabu (1/11/2017), usai melakukan kunjungan ke rumah korban. Kunjungan ini dilakukan untuk yang kedua kalinya setelah kunjungan pertama sehari setelah musibah itu terjadi.

Reni yang juga anggota Komisi D meminta Dinas Tanah dan Bangunan Kota Surabaya secepatnya mengecek kembali unit Rusun Jambangan. Bila ada yang masih kosong bisa diprioritaskan unuk menampung para korban yang rumahnya terbakar ini.

"Pastikan dicek mana saja unit yang tidak ditempati. Selanjutnya biar ditempati korban kebakaran Jambangan yang jelas-jelas ber-KTP Surabaya berjumlah sekitar 9 kepala keluarga itu," pinta alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini.

Ke sembilan KK warga Jambangan korban musibah ini yang tercatat ber KTP Surabaya masing masing Tini, Puji Santoso, Kemi, Herman, Farid, Supri, Jumatin, Sunardji dan Sumari. Sisanya berasal dari luar kota.

Untuk saat ini para korban masih ditampung di salah satu ruangan di Kantor Kelurahan Jambangan. Selama ditampung di tempat itu kebutuhan makan dan minum para korban disediakan oleh Pemkot Surabaya. Tidak ada masalah karena semua sudah tercukupi dan tertangani dengan baik.

Fraksi PKS DPRD Surabaya juga meminta Pemkot Surabaya untuk memetakan perkampungan yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Terutama kampung kampung yang jumlah penduduknya padat. Edukasi bahaya dan penanganan sementara terjadi kebakaran harus rutin digelar untuk warga.

"Dari peristiwa kebakaran di Jambangan yang menimbulkan korban jiwa dan di Jalan Tales beberapa waktu lalu, penyebabnya sama-sama karena bensin. Kalau di Semampir karena konsleting listrik. Dari kejadian ini perlu ada mapping (pemetaan) pemukiman rawan. Edukasi terhadap warga perlu juga dilakukan terkait pencegahan," sebut Reni Astuti.

Yang juga patut diapresiasi dalam penanganan korban kebakaran ini kata Reni adalah kepedulian warga setempat. Tanpa diminta mereka bergotong royong menunjukkan rasa kepedulian yang tinggi.

"Warga dan kader lingkungan secara spontanitas langsung mengirimkan bantuan. Ada dalam bentuk makanan, pakaian dan lainnya. Bahkan ketika ada kegiatan warga, yakni bolla volly yang dilaksanakan Selasa (31/10), warga spontanitas urunan uang secara sukarela untuk korban. Patut diapresiasi," pujinya.

Dalam kunjungan kedua ini, Reni Astuti sempat membonceng Camat Jambangan Anna Fajriatin dengan motor menuju rumah korban meninggal akibat kebakaran ini. Selain ke rumah korban, Reni juga mendatangi tempat penampungan di Kantor Kelurahan.

Sementara itu Ketua DPC PKS Jambangan, Imam Budi Utomo, ST., MM menambahkan, pihaknya datang untuk mengecek kebutuhan korban. "Kebutuhan mendasar, makan, bantal, guling, tempat tidur sudah beres semua dari pemkot. Kita melihat apa yang belum tersedia," ujar Imam yang datang ke posko dan penampungan di Kantor Kelurahan Jambangan.

"Pak Sigit Susiantomo, anggota DPR RI Fraksi PKS, menelepon langsung. Minta korban kebakaran Jambangan benar-benar diperhatikan dan didampingi," ucap Imam.(SK1)

Keterangan foto : dari kiri Warga Jambangan, Reni Astuti, keluarga korban meninggal dan camat Jambangan

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com