Surabaya Akan Punyai Air Mancur Tugu Pahlawan Yang Bisa Menari PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Selasa, 07 November 2017 16:57

Surabayakita.com - Dalam waktu dekat, warga Surabaya bisa menikmati pemandangan baru berupa air mancur yang bisa menari. Berbeda dengan air mancur milik Pemkot Surabaya di Kenjeran, proyek ini merupakan sumbangsih para alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Lokasi air mancur ini ada di bundaran ITS. Tepatnya di depan pintu masuk kampus yang berlokasi di Jalan Sukolilo, Surabaya. Rencananya, peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan akan dilaksanakan pada 11 November mendatang oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Ini merupakan kado spesial yang dipersiapkan alumni Teknik Sipil ITS untuk warga Surabaya,” Adi Prasetya, Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis 60 Teknik Sipil ITS, Selasa (7/11/2017).

Air mancur yang dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi tersebut, berbentuk Tugu Pahlawan dengam diameter 30 meter. Bangunan ini bakal dilengkapi dengan  lampu LED RGB 10.000 lumens, dan hiasan taman bunga yang indah dan asri.

“Sesuai jadwal, peresmian pembangunannya dilaksanakan tepat pada Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-725 pada 31 Mei 2018 mendatang,” ungkap Adi.

Pembangunan air mancur menari tersebut, ditaksir menelan biaya sekitar Rp 3 miliar. Seluruh biaya pembangunan hasil sumbangan dari Ikatan Alumni Teknik Sipil ITS. "Ini sumbangsih kami untuk warga Kota Surabaya,” cetus Adi.

Menurut dia, pembangunan air mancur menari itu merupakan yang pertama yang dibangun di kampus di Indonesia. ”Di kampus lain memang ada, tapi yang memadukan antara air mancur menari dan lampu yang bagus, baru akan ada di ITS,” ucapnya.

Adi menerangkan, kado air mancur menari itu merupakan wujud dari kepedulian para alumni Teknik Sipil untuk mendukung keasrian pembangunan di Kota Pahlawan.

Karena itu, pembangunan air mancur ini pun dilakukan melalui koordinasi yang intens dengan pemerintah Kota Surabaya. Tujuannya, agar taman air mancur yang dibangun serasi dan sejalan dengan rencana tata kota Surabaya.  

Adi berharap kontribusi alumni Teknik Sipil ITS ini dapat membantu Surabaya menjadi menjadi kota yang makin diperhitungkan dunia. Bukan sebaliknya malah mengganggu tata kota.

Terlebih, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru saja menerima penghargaan lingkungan, Sustainable Cities and Human Settlement Awards kategori Global Green City di New York, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. "Karena itu kami selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kota,” ucapnya. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com