Ziarah - Tabur Bunga Hari Pahlawan, Rektor UPN Jatim Ajak Mahasiswa Teladani Sikap Pahlawan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Kamis, 09 November 2017 15:40

Surabayakita.com - Untuk menanamkan jiwa patriot dan bangga kepada para pahlawan, segenap Civitas Akademika Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Jl. Mayjen Sungkono Surabaya, Kamis (9/11/2017) pagi.

"Kegiatan ini rutin kami gelar setiap tahun. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017," kata Rudijanto,SE.MM selaku Kasubag Humas dan Kerjasama UPN Jatim.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Rektor UPN Prof.Dr.Ir.Teguh Soedarto,MP, Wakil Rektor I Dr.Ir. Ramdan Hidayat, Wakil Rektor II Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Ir. Mutasim Billah yang juga menjadi Ketua Panitia acara ini serta para Dekan. Hadir pula sekitar 2.000 mahasiswa mahasiswi UPN Veteran Jatim dan anggota Legiun Veteren RI (LVRI).

Rektor UPN Veteran Jatim Prof.Dr.Ir.Teguh Soedarto,MP nampak memimpin ziarah dan tabur bunga ini. Usai kegiatan, Rektor UPN Veteran Jatim menyampaikan bahwa kegiatan ini memang rutin digelar setiap Peringatan Hari Pahlawan.

Tujuannya untuk mengajak mahasiswa agar lebih menghargai jasa para pahlawan yang telah berjasa mempertahankan kedaulatan negara ini sampai titik darah penghabisan. Para generasi penerus bangsa yang saat zaman kemerdekaan belum lahir,  perlu mengetahui bagaimana jasa para pahlawan dalam berjuang tanpa pamrih saat itu.

"Alhamdulillah hari ini kita sama sama ziarah ke Taman Makam Pahlawan dalam memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November. Tujuannya agar para mahasiswa lebih menghargai jasa para pahlawan kita. Para mahasiswa lebih memahami bagaimana perjuangan para pahlawan. Sebagai generasi muda punya kewajiban mengisi kemerdekaan," kata Prof.Dr.Ir.Teguh Soedarto,MP.

Menurutnya, tugas mengusir penjajah sudah dilakukan para pahlawan saat kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka bukan tidak ada lagi tugas yang mesti diperjuangkan. Tetapi generasi penerus bangsa saat ini wajib untuk mengisi karya yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

"Apa yang telah diraih sebagai wujud kemerdekaan, sekarang menjadi tugas kita mari kita isi kemerdekaan ini dengan semangat juang seperti para pahlawan merebut kemerdekaan. Kepada para mahasiswa hal hal yang sangat perlu kita warisi adalah semangat para pahlawan. Semangat itulah, pantang menyerah harus kita warisi. Kalau dulu para pahlawan mengusir para penjajah dari tanah air kita, sekarang kita isi dengan kara karya ilmia , karya nyata dalam rangka mewudjudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45," urainya.

Selain itu, Rektor UPN Jatim berharap agar generasi muda saat ini lebih kreatif dan lebih inovatif. Sebab inovasi dan prestasi sukses merupakan bagian yang harus dicapai saat ini.

Sedangkan para mahasiswa dan mahasiswi UPN Jatim menyambut kegiatan ini dengan antusias. Menurut Muhammad I Hira dari Fakultas Teknik, dirinya senang dengan kegiatan ini.  "Ini suatu hal yang bagus. sebab sekarang banyak generasi muda yang lupa akan pahlawannya. Karenanya kegiatan ini untuk mengingatkan kita, perjuangan para pahlawan.  Harapan saya untuk semua masyarakat agar lebih menghormati perjuangan para pahlawan," ujarnya.

Juga dikatakan Arya Mutika dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. "Saya sangat bangga karena sekarang banyak anak muda saat ini sangat jarang menghargai jasa para pahlawan. zaman sekarang ini sudah mulai luntur dab berkurang. Saya bangga menjadi mahasiswa UPN yang tiap tahun mengadakan ziarah untuk menghargai jasa para pahlawannya," katanya.

Senada juga dikatakan Devi dari  Fakultas Hukum. "Generasi muda sekarang ini kan rasa nasionalisme nya kurang. acara ini untuk menambah rasa patriotisme dan nasionalisme, cinta kepada para pahlawan yang berjuang mati matian demi negara ini," sebutnya.

Sementara itu Enang Soekanto, Sekretaris Cabang LVRI Surabaya yang ikut hadir mengaku memberikan apresiasi terhadap UPN Veteran Jatim. Sebab lembaga pendidikan ini peduli dengan upaya untuk menggugah semangat nasionalisme para mahasiswanya saat Hari Pahlawan.

"Dulu para pahlawan berjuang tanpa pamrih demi bangsa dan negara ini. Itu sikap yang harus kita contoh saat ini. Kita bangsa Indonesia harus merasa ikut memiliki negara ini mengisinya dengan pembangunan," kata pria pensiunan Marinir yang pernah bertugas di Operasi Dwikora Tahun 1965 dan Operasi Seroja Tahun 1975-1976 ini. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com