Walikota Ingin Pengerjaan Pemindahan Palang KA Cepat Selesai Dan Dioperasionalkan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 13 November 2017 14:49

Surabayakita.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin pembangunan palang pintu KA Wonokromo segera selesai dan dioperasionalkan.  Palang pintu itu akan menghubungkan ruas frontage Jl. A. Yani - Jl. Wonokromo.


Wali Kota menyampaikan, pengerjaan palang pintu KA harus segera dimulai karena semua pihak sudah siap mengerjakan proyek yang dipersiapkan sejak dua tahun lalu. “Kami tidak ingin proyek ini tidak selesai kemudian mangkrak, makanya saya bilang hari Senin untuk segera dimulai karena harinya baik,” ujar wali kota dalam sambutannya.

Usai membuka pengerjaan palang pintu KA, Wali Kota juga berharap kepada semua jajaran untuk segera memindahkan pos KA yang tak jauh dari wilayah tersebut. alasannya, supaya akses jalan menjadi lancar dan palang pintu KA dapat segera dioperasikan.

“Tidak ada kata lama kalau bekerja, dalam dua hari sudah selesai agar bisa difungsikan secara maksimal dan bisa dimanfaatkan oleh warga surabaya,” pinta wali kota kelahiran Kediri itu.

Sementara itu Kepala DAOPS 8 PT.KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, pembangunan palang pintu kereta api yang dilakukan dengan Dishub Surabaya dimaksudkan untuk memperlancar perjalanan kereta api terlebih keamanan bagi pengguna kendaraan jalan raya.

“Selain membangun palang pintu KA, kami juga melakukan pelebaran jalan dengan membongkar pos kereta api yang tak jauh dari lokasi untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah ini,” tutur Dadan seusai acara.

Ditanya kapan pos KA dibongkar, Dadan menegaskan akan segera membongkar pos KA yang terletak di sisi barat frontage jalan A.Yani tersebut. “Minggu ini akan segera kami bongkar,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Irvan Wahyu Drajad menambahkan, nantinya setelah melebarkan FR sisi barat, pelebaran berikutnya akan dilakukan di pasar wonokromo. Pihaknya juga akan menambah empat  jalur termasuk jalur sepeda.

“Rencana ke depan akan ada pengembangan angkutan massal, jadi kendaraan pribadi akan berkurang dan dialihkan untuk menggunakan angkutan massal,” urai Irvan.

Sedangkan untuk persiapan penambahan rambu-rambu, Irvan terus melakukan koordinasi dengan dinas PU Bina Marga. “Nanti akan dipasang traffic light di Jetis, sedangkan Dishub akan melakukan pemarkaan, rambu-rambu termasuk pemasangan pagar pengamanan agar pengendara tidak melintas sembarangan,” pungkasnya.

Kemacetan  tiap hari terjadi di depan Royal Plaza menuju Wonokromo. Di dekat palang pintu rel KA tersebut pengendara harus antre karena ada lampu TL. Bila ada KA yang lewat biasanya kemacetan bertambah karena lebar jalan di tempat itu tidak memadahi dengan jumlah kendaraan yang lewat. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com