Hujan Lebat, Surabaya Masih Belum Bebas Genangan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Jumat, 24 November 2017 17:13

Surabayakita.com - Surabaya masih belum bisa lepas dari genangan air yang cukup tinggi ketika turun hujan lebat. Buktinya hujan yang mengguyur pada Jumat (24/11/2017) siang membuat hampir di semua kawasan tergenang air.

Meski hujan tidak sampai tiga jam, namun intensitasnya sangat lebat. Akibatnya saluran air tak mampu menampung guyuran air hujan sehingga meninggalkan genangan di mana mana.

Genangan air tidak hanya terjadi di kawasan perumahan dan perkampungan tetapi juga di jalan jalan protokol. Tinggi air di jalan jalan protokol hingga ban mobil Panther sedangkan di perkampungan sampai lutut orang dewasa.

Genangan air kali ini merata di semua kawasan Surabaya. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mencoba memperlancar aliran saluran yang tersumbat agar genangan cepat surut.

Salah satunya dengan mendatangkan bego untuk melakukan pembersihan di saluran Kebonagung Surabaya. Sebab di saluran ini ketika hujan lebat terjadi, airnya meluap sampai ke bibir saluran.

M. Machmud, anggota Komisi C DPRD Surabaya mengaku heran dengan masih banyaknya genangan air saat turun hujan ini. Sebab menurutnya untuk pembangunan saluran mengatasi problema genangan air ini sudah dikucurkan anggaran Rp 500 miliar.

"Kenapa masih banjir? Padahal hujan tidak sampai tiga jam. Bagaimana kalau hujannya berlangsung lebih lama. Ini membuktikan program mengatasi banjir di Surabaya belum berhasil," ujar politisi asal Partai Demokrat ini.

Karena banyak keluhan genangan air di mana mana saat turun hujan, Ketua DPRD Surabaya, Armuji dan Wakil Ketua DPRD Surabaya Aden Dharmawan mendatangi pusat perbelanjaan Hi Tech Mall Jl. Kusumabangsa.

Di pusat penjualan komputer itu, Armuji dan Aden melihat sendiri genangan air hujan sudah masuk ke dalam lantai dasar Hi Tech Mall setinggi mata kaki. "Kami akan evaluasi kenapa masih ada genangan air. Ada proyek  saluran seperti box culvert yang belum selesai dikerjakan, ini menjadi masalah karena air hujan menjadi tersumbat," ujar politisi PDIP ini.

Untuk memastikan hal ini, Armuji akan mengundang Dinas PU menjelaskan progres pembangunan saluran. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi agar genangan air tidak makin parah di kemudian hari. (SK1)

 
Copyright © 2017. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com