Pagi Ini Karang Taruna - IPM Gelar Aksi Simpatik : Stop Kekerasan Pada Anak PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 29 Januari 2018 08:22

Surabayakita.com - Prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan pada anak, Senin (29/1/2018) pukul 06.00 wib, Karang Taruna Kota Surabaya dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Surabaya melakukan aksi kampanye simpatik.

Mereka menggelar aneka spanduk dan poster di sekitar perempatan Siola dengan tertib. Puluhan pelajar berseragam sekolah juga nampak antusias mengikuti aksi tersebut.

"Kami ingin mengingatkan kepada para para orang tua untuk menjaga anaknya, para guru untuk menjaga siswanya dan penegak hukum khususnya Kepolisian agar mengusut pihak pihak yang melakukan kekerasan pada anak dengan modus penculikan, pemukulan, tindakan menelantarkan anak dan eksploitasi anak," ujar M. Arif'an Ketua Karang Taruna Kota Surabaya.

Menurutnya, aksi kampanye kami ini sebagai bentuk keprihatinan dengan maraknya kekerasan pada anak akhir-akhir ini. Karenanya pihaknya ingin menggugah kembali para orang tua dan guru menjaga anak anak di lingkungannya masing masing.

Dalam aksi simpatik ini, mereka mengeluarkan pernyataan sikap. Mendukung dan mendesak Kapolrestabes Kota Surabaya untuk mengusut tuntas dan menemukan penculik yang menimpa anak Venessa. Aparat penegak hukum diminta agar memberikan putusan yang seberat-beratnya pada pihak-pihak tertentu yang melakukan tindakan kekerasan pada anak untuk memberi efek jera agar tidak terjadi peristiwa kembali dikemudian hari.

Selain itu juga menghimbau kepada orang tua dan guru agar bersama-sama menjaga kebersamaan dengan selalu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Menghimbau kepada instansi terkait khususnya Dinas Pendidikan dan DP5A Kota Surabaya bersama-sama dengan elemen masyarakat untuk melakukan sosialisasi kesekolah agar mengetahui cara mengantisipasi tindakan kekerasan kepada anak sejak dini.

Aneka sepanduk dan poster yang dibawa peserta aksi antara lain berbunyi *Stop kekerasan pada anak usut tuntas pelaku kekerasannya* Anak surabaya anak kami, Adik adik adalah adik adik kami, Lindungi adik-adik dan anak-anak kami dari predator yang tidak bertanggungjawab, Lindungi anak dan adik adik kami dari kekerasan
Dll.

"Kami memilih waktu pagi untuk aksi simpatik ini karena pada jam jam tersebut banyak warga Surabaya yang berangkat ke tempat aktivitas. Karena kekerasan kepada anak perlu mendapat perhatian bersama," ujar M. Arif'an kepada Surabayakita.com (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com