Khofifah Resmikan Posko, Janjikan Bantuan Para Imam Masjid PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 14 Februari 2018 20:29

Surabayakita.com - Khofifah Indar Parawansa bersama partai pengusungnya, Rabu (14/2/2018) malam, meresmikan Posko di Jl. Diponegoro Surabaya. Peresmian penggunaan Posko yang dinamai Rumah Aspirasi Warga Jatim itu diwarnai dengan pelepasan burung merpati.

Selain itu Khofifah juga melakukan potong tumpeng yang disaksikan ratusan ibu ibu anggota Muslimat Jatim. Pada kesempatan itu Calon Gubernur Jatim 2018 - 2023 ini menyampaikan paparan program Nawa Bhakti Satya yang akan dijalankan jika terpilih menjadi gubernur Jatim.

Dari sembilan Nawa Bhakti yang akan diusung Khofifah ini di antaranya memuat komitmennya untuk memperhatikan nasib warga miskin di Jatim. Jatim sejahtera dengan program pengentasan kemiskinan menuju keadilan untuk warga tak mampu di 38 kota se Jatim.

Selain itu juga ada program Jatim Kerja.  Khofifah akan  memperluas lapangan kerja dengan job training dan memberikan vokasi, membantu starting up usaha dan  pengusaha muda. Selain itu juga membentuk usaha perintis di berbagai daerah di Jatim.

Khofifah menyatakan untuk mengurangi pengangguran di antaranya dengan memperbanyak job training dan pendidikan vokasi. Hal ini sudah diterapkan Khofifah di daerah Cibinong saat menjadi Mensos lalu. Program ini diberikan kepada para tuna daksa dan hasilnya dinilai berhasil.

"Kami akan menyapa para keluarga miskin terutama para janda agar mereka hidup bahagia. Kami akan menyisir wilayah dengan menyekolahkan anak anak nelayan, petani, buruh panggul dan yatim piatu. Mereka akan kami beri beasiswa agar bisa sekolah tinggi," kata Khofifah.

Tak hanya itu, Khofifah juga berjanji untuk memberikan dana bantuan kepada para imam masjid di seluruh Jatim. Jumlahnya mencapai 41 ribu masjid. Mereka akan mendapat dana bantuan sebesar Rp 2 juta perorang pertahunnya.

"Nanti akan kami anggarkan melalui APBD Jatim. Soal jumlah dananya tidak ada masalah karena APBD Jatim mampu untuk membiayainya. Jumlahnya sekitar Rp 82 miliar," kata Khofifah.

Selain para imam masjid se Jatim, program sosial lainnya yang akan disasar Khofifah adalah memperbanyak jumlah hafizd dan hafizdoh. Saat ini Pemprov Jatim tengah membiayai 2.500 hafizd dan hafizdoh. Ke depan jumlahnya akan ditambah menjadi 10 ribu orang. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com