FPDIP Rapatkan Sikap Kasatpol PP Pada Armuji PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 21 Februari 2018 21:11

Surabayakita.com - Silang pendapat antara Ketua DPRD Surabaya Armuji dengan Kasatpol PP Irvan Widyanto ketika hearing di ruang komisi A hingga keduanya harus dipisahkan Pamdal, membuat banyak orang geleng geleng kepala. Termasuk Ketua Fraksi PDIP Sukadar akan merapatkan masalah ini.

Hal ini disampaikan Sukadar, Rabu (21/2/2018) pagi di gedung DPRD. Pihaknya akan merapatkan dan mengevaluasi masalah ini. Armuji memang merupakan anggota fraksi PDIP.

Sukadar menilai sikap yang ditunjukkan Kasatpol-PP saat membahas masalah rencana penertiban warga Medokan Semampir itu dianggap kurang terpuji. Sukadar juga mengatakan tindakan Kasatpol PP menjurus ke arah pelecehan.

Sebab bagaimanapun juga Armuji adalah ketua DPRD Surabaya. Saat itu Armuji ikut dalam hearing yang digelar di komisi A untuk ikut menyampaikan uneg unegnya.

“Ketua DPRD itu adalah simbol lembaga ini, kalau diperlakukan seperti itu oleh Kasatpol-PP, ini sudah masuk kategori melecehkan, oleh karena konsekuensinya harus ada, insiden ini akan kami bawa ke rapat fraksi, karena kebetulan Pak Armuji itu anggota fraksi PDIP,” ucapnya.

Untuk mengkaji masalah ini, FPDIP akan meminta masukan dari pakar. Apakah ini masuk ranah hukum atau etika. Dalam waktu dekat akan diundang pakar hukum ke FPDIP.

“Kalau ternyata ada, ya kami akan menindaklanjuti, karena ini menyangkut harga diri anggota fraksi kami sekaligus lembaga DPRD Surabaya,” tandasnya.

Sukadar juga berharap agar Wali Kota Surabaya sebagai pimpinan langsung Kasatpol-PP, segera mengambil sikap dan tindakan terkait insiden yang menurutnya sudah masuk kategori pelecehan.

“Pernyataan kami ini otomatis merupakan perintah kepada pimpinan daerah (Wali Kota-red) sebagai atasan Kasatpol-PP, agar segera melakukan tindakan sebagaimana mestinya,” tutupnya.(SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com