Beli Mobi Baru, Risma bersama KPK Melakukan Pengecekan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 28 Februari 2018 21:48

Surabayakita.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin memastikan pembelian mobil PMK baru tidak menyalahi aturan. Karenanya, setelah mobil itu datang, langsung dilakukan pengecekan di Taman Surya (28/2/2018).

Yang menarik, ujicoba mobil baru berjenis Bronto Skylift F104 HLA itu juga diikuti salah satu  komisioner KPK. Pada saat itu, personil Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya juga melakukan simulasi dan muter di depan Balai Kota Surabaya menggunakan Bronto Skylift.

Wali Kota Risma pun memberikan arahan  supaya tidak perlu ragu dan khawatir tidak bisa melewati beberapa ruas jalan di Surabaya. Ia memastikan hampir semua ruas jalan di Surabaya bisa dilewati oleh Bronto meskipun kerangka mobil itu sangat besar.
“Jadi, tidak perlu khawatir tidak bisa lewat di jalanan,” kata Risma di sela-sela mengecek mobil itu asal Finlandia itu.

Wali Kota Risma langsung melakukan simulasi apabila mobil Bronto itu lewat di jalanan Surabaya. Ia meminta belok dan lewat di jalan yang agak kecil muter di depan Balai Kota Surabaya.

“Ini tadi tak coba, kami coba belok, ternyata roda depannya bisa main, sehingga lebih mudah untuk beloknya. Tadi jalannya juga kecil bisa, tapi memang kalau pengamanannya, butuh kaki yang cukup  lebar. Aku belajar ini, aku belajar khusus untuk mobil PMK ini,” terangnya.

Menurut Wali Kota Risma, Kota Surabaya sangat butuh pada mobil itu karena sudah banyak dibangun gedung-gedung bertingkat yang menjulang tinggi, sehingga dia ingin mempunya alat atau mobil yang bisa menjangkau gedung-gedung tinggi itu. Terutama dalam hal penyelamatan korban ketika terjadi kebakaran.

“Meskipun gedung bertingkat itu sudah punya pengamanan sendiri, tapi kita juga butuh menyelamatkan korban, nah alat itu solusinya. Itu yang paling penting bagi saya, punya alat itu,” kata dia.

Namun begitu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu memastikan alat itu sudah cukup satu saja, karena hanya akan dibutuhkan pada saat-saat tertentu atau kondisional.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan mobil canggih itu didatangkan khusus dari Finlandia, dan tiba di Surabaya pada Bulan November 2017.

Mobil itu dapat menampung 5 orang dengan berat sekitar 500 kilogram. Mobil Bronto Skylift ini memiliki panjang 17,5 meter, tinggi 4,05 meter, dan lebar 2,6 meter. “Mobil jenis Bronto Skylift milik Surabaya ini merupakan yang pertama di Indonesia. Di luar negeri juga ada seperti ini,” kata dia.

Bambang menjelaskan, kelebihan mobil ini bisa menjangkau ketinggian 104 meter atau sekitar 25 lantai gedung bertingkat. Mobil ini pun bisa digunakan untuk pertempuran outdoor maupun untuk penyelamatan korban kebakaran.

“Jadi, kalau nanti ada bangunan bertingkat yang kebakaran, kita sudah proteksi dengan menggunakan alat ini,” ujarnya.

Selain itu, kelebihan dari mobil ini daerah jangkaunya bisa menekuk, sehingga dapat memudahkan pemadaman di titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh mobil PMK lainnya. Mobil ini juga dilengkapi dengan selubung luncur yang dapat memudahkan penyelamatan korban kebakaran. “Selubung luncur itu anti api dan kami punya 50 meter,” imbuhnya.

Dengan armada baru ini, ia optimis kinerja pemadaman kebakaran di Surabaya akan semakin optimal, terutama apabila terjadi kebakaran di gedung-gedung bertingkat.

“Hingga saat ini, kami sudah memiliki 67 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai jenis. Ada 5 UPTD dan 15 pos yang tersebar di beberapa titik di kota Surabaya, sehingga apabila ada kebakaran, semuanya dimaksimalkan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (SK1

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com