Jembatan Ujung Galuh Dua Minggu Lagi Diresmikan PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Senin, 05 Maret 2018 21:57

Surabayakita.com - Jelang diresmikan, proyek jembatan Ujung Galuh yang menghubungkan Jl. Dinoyo dan Jl. Ngagel ditinjau Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (5/3/2018). Selain sebagai jembatan penghubung, Ujung Galuh akan menjadi wisata baru di Surabaya.

Nama Ujung Galuh sendiri tak terpisahkan dengan sejarah zaman Mojopahit. “Dulu Surabaya itu namanya Ujung Galuh, makanya saya pilih nama itu,” kata Wali Kota Risma.

Menurut walikota,  jembatan yang telah rampung 100 persen ini memiliki keunikan ketimbang jembatan yang lain. “Jembatan ini menyatu dengan lingkungan, beda dengan yang lain,” tandasnya.   

Kini jembtan itu masih perlu penambahan lampu, traffic light, pelebaran jalan dan penataan taman serta penambahan jogging track di sekitar jembatan.

“Nanti di sekitar taman akan dibuat jogging track. Bahannya, terbuat dari potongan-potongan sandal jepit, jadi kalau diinjak tidak sakit. Ya, itung-itung daur ulang barang bekas, sayang kalau nggak dimanfaatkan,” ungkapnya.

Rencananya jembatan ini akan selesai dua minggu ke depan.  Kepala Dinas Perhubungan Irvan Wahyu Drajad mengatakan bahwa proses pemasangan rekaya lalu lintas serta pendukung untuk rambu marka jalan sudah selesai. Tinggal proses pemasangan traffic light dan CCTV. “Direncanakan selesai akhir Maret sekaligus uji operasional,” terang Irvan.

Usai melakukan sidak di jembatan Ujung Galuh, Wali Kota Risma beranjak ke rumah pompa yang terletak di jalan Flores. Disana, Wali Kota Risma memamerkan kondisi rumah pompa yang tampak berbeda dari sebelumnya. “Liaten rek wes apik yo. Di cat warna-warni,” katanya sambil tersenyum lebar. (SK1)

 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com