Tak Hanya Menghibur, Bayu Skak Ajarkan Dua Kebudayaan Melalui Yowis Ben 2

Melewatkan akhir pekan bersama keluarga tidak harus jalan-jalan, lho. Menonton film di rumah pun bisa jadi pilihannya. Salah satu rekomendasi film Indonesia terbaik untuk kamu tonton adalah Yowis Ben 2, bergenre komedi romantis yang rilis pada tahun 2019 silam, film ini mengangkat kekhasan daerah yang dikemas dengan drama dan komedi yang menarik. Yowis Ben 2 merupakan garapan Youtuber terkenal asal Malang, Bayu Skak, yang bekerja sama dengan sutradara terkenal, Fajar Nugros.

Berdurasi 109 menit, film ini menampilkan banyak wajah baru, seperti Kakak Beradik Youtuber terkenal, Jovial dan Andovi da Lopez, Anya Geraldine, Siti Badriah, Gading Marten, Clarine Clay, serta artis pendatang baru, Laura Theux yang terkenal aktingnya melalui serial TV The East. Selain itu, hadir juga beberapa figur penting yang turut berakting, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan putra sulung Presiden, Gibran Rakabuming.

Yowis Ben 2 adalah sekuel dari film pertamanya yang berjudul sama. Melalui sekuel ini, kisah hidup Bayu dan anggota band Yowis Ben pun berlanjut. Banyak konflik yang terjadi, mulai dari konflik keluarga, persahabatan, percintaan hingga keuangan yang penuh drama dan dibalut dengan komedi segar.

Di film sebelumnya, Bayu Skak menyuguhkan penonton dengan budaya Jawa yang kental, mulai dari lokasi hingga hampir keseluruhan dialog menggunakan bahasa Jawa. Sedangkan di film kedua ini, Bayu Skak memberikan suguhan segar, yaitu adanya perpaduan budaya Sunda dan Jawa. Hal ini ditampilkan melalui cerita para personel Yowis Ben yang hijrah dari Malang ke Bandung. Otomatis, penonton akan disuguhi Bahasa Jawa Timur yang khas ditambah dengan kehadiran Bahasa Sunda dalam dialognya. Ya.. hitung-hitung, penonton bisa jadi nambah belajar bahasa daerah, ya.

Gesekan budaya tentunya ada, khususnya ketika ada perbedaan arti kata yang sama dalam bahasa Sunda dan Jawa. Maka dari itu, pemilihan kata dilakukan dengan sangat hati-hati karena bahasa Sunda memiliki bahasa kasar dan halus, sama dengan bahasa Jawa. Melalui Yowis Ben 2, Bayu bertujuan menyatukan kedua budaya tersebut dibalut hal yang lucu.

Tak hanya menghibur,, film kedua Bayu Skak ini juga kaya akan filosofi. Melalui film ini para penonton akan belajar filosofi Sunda bahwa untuk menjadi pemimpin ada 5 tata darma yang harus dipegang. Sedangkan dari Jawa, penonton diajarkan bahwa sukses atau gagal tidak penting asal proses yang dijalani benar.

Adanya perpaduan kedua budaya ini merupakan strategi agar Yowis Ben 2 tidak hanya berjaya di Jawa Timur dan Tengah saja. Bayu Skak juga menyampaikan bahwa pembuatan film yang bagus tidak harus dilakukan jauh ke luar negeri.

Wah, menarik, ya? Yowis Ben 2 bisa kamu tonton melalui VIU, nih. Meski hampir keseluruhan dialognya menggunakan bahasa daerah, kamu tidak perlu khawatir, karena di VIU ada pilihan subtitle-nya. Aplikasi VIU juga bisa didownload melalui handphone, lho, jadi kamu bisa menonton Yowis Ben 2 di manapun dan kapanpun. Selamat menonton!

Tak Hanya Menghibur, Bayu Skak Ajarkan Dua Kebudayaan Melalui Yowis Ben 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top